Cek Bansos September 2025 dengan NIK via DTSEN, Begini Caranya

- Penulis

Monday, 1 September 2025 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah membuka layanan pengecekan bantuan sosial (bansos) secara mandiri bagi masyarakat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Mekanisme verifikasi kini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan DTKS mulai triwulan II 2025.

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos melalui dua metode resmi:

1. Aplikasi Cek Bansos Kemensos

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store

Daftar akun dengan mengunggah foto KTP dan swafoto

Pilih menu “Cek Bansos” dan isi data wilayah serta nama sesuai KTP

Sistem akan menampilkan status kelayakan penerimaan

2. Situs Web Kemensos

Akses cekbansos.kemensos.go.id

Masukkan data wilayah, nama penerima, dan kode verifikasi

Klik “Cari Data” untuk melihat hasil verifikasi

Tiga program bansos utama yang akan dicairkan pada September 2025:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Termin ketiga penyaluran dengan besaran bantuan per tahun:

Anak usia dini & ibu hamil: Rp3.000.000

Siswa SD: Rp900.000

Siswa SMP: Rp1.500.000

Siswa SMA: Rp2.000.000

Lansia & disabilitas: Rp2.400.000

2. Bantuan Sembako
Saldo elektronik senilai Rp220.000 per bulan untuk keluarga terdaftar DTSEN

3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Termin kedua dengan besaran:

SD: Rp450.000/tahun

SMP: Rp750.000/tahun

SMA/SMK: Rp1.800.000/tahun

Penyaluran dilakukan melalui bank penyalur dan kantor pos terdekat. Masyarakat diimbau memverifikasi data secara mandiri sebelum mendatangi lokasi pencairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS
Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500
Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa
PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026
Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow
Kinerja CDIA Melonjak, Laba Bersih Tembus US$ 74,4 Juta
Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa yang Baru Dilantik Sebagai Menteri Keuangan
Pemerintah Buka Investasi Giant Sea Wall ke China, Nilai Proyek Capai Rp 1.298 Triliun
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 5 May 2026 - 08:09 WIB

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS

Monday, 4 May 2026 - 14:51 WIB

Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500

Sunday, 3 May 2026 - 17:04 WIB

Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa

Friday, 20 February 2026 - 07:50 WIB

PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026

Thursday, 25 September 2025 - 05:51 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow

Berita Terbaru

Daerah

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe

Sunday, 28 Jun 2026 - 07:46 WIB

Nasional

Dua Sosok ‘Cut’ Viral dalam Sepekan:Cut Salwa dan Cut Salsa

Thursday, 4 Jun 2026 - 15:07 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com