Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS

- Penulis

Tuesday, 5 May 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum mereda. Pada perdagangan Selasa siang, 5 Mei 2026, mata uang Garuda kembali terperosok hingga menembus level psikologis baru di angka Rp17.432 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hingga pukul 11.30 WIB, rupiah tercatat melemah 0,22 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya. Bank Indonesia (BI) menyatakan pelemahan ini masih selaras dengan tren yang dialami mata uang negara berkembang lainnya (emerging markets).

Sentimen Global dan Perbandingan Regional

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi pemicu utama pelarian modal ke aset aman (safe haven), yang pada gilirannya memperkasa dolar AS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erwin memaparkan, sejumlah mata uang kawasan juga mencatatkan depresiasi signifikan:

  • Peso Filipina: melemah 6,58 persen

  • Baht Thailand: melemah 5,04 persen

  • Rupee India: melemah 4,32 persen

  • Peso Chile: melemah 4,24 persen

  • Rupiah Indonesia: melemah 3,65 persen

  • Won Korea Selatan: melemah 2,29 persen

“Pergerakan rupiah masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Selasa, 5 Mei 2026, sebagaimana dikutip dari katadata.co.id.

Strategi Intervensi Bank Indonesia

Guna meredam volatilitas, BI menegaskan komitmennya untuk tetap berada di pasar melalui berbagai instrumen intervensi. Erwin menyebutkan optimalisasi dilakukan mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, pasar spot, hingga Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Selain itu, BI juga aktif melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

“Bank Indonesia akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik sesuai nilai fundamentalnya,” tegasnya.

Ancaman Defisit APBN dan Daya Saing Ekspor

Di sisi lain, peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abdul Manaf Pulungan, memberikan catatan kritis. Ia menyoroti perbedaan nasib rupiah dengan mata uang tetangga pada kuartal I 2026. Saat ringgit Malaysia menguat 8,7 persen dan dolar Singapura naik 4,2 persen, rupiah justru terkoreksi sekitar 2,8 persen.

Abdul juga memperingatkan bahwa pelemahan kurs bagi Indonesia tidak memberikan keuntungan sebesar yang didapat negara industri seperti Korea Selatan. “Korea bisa memanfaatkan pelemahan mata uang untuk mendorong ekspor karena basis industrinya kuat. Indonesia tidak dalam posisi yang sama karena ekspor kita masih didominasi komoditas,” jelasnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi adalah dampak terhadap postur anggaran negara. Berdasarkan hitungan sensitivitas APBN 2026, setiap pelemahan rupiah sebesar Rp100 per dolar AS berpotensi menambah defisit anggaran sekitar Rp800 miliar. Hal ini terjadi karena kenaikan belanja negara sebesar Rp6,1 triliun tidak mampu ditutup sepenuhnya oleh tambahan pendapatan negara yang hanya sebesar Rp5,3 triliun.


Penulis : Agam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500
Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa
PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026
Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow
Kinerja CDIA Melonjak, Laba Bersih Tembus US$ 74,4 Juta
Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa yang Baru Dilantik Sebagai Menteri Keuangan
Pemerintah Buka Investasi Giant Sea Wall ke China, Nilai Proyek Capai Rp 1.298 Triliun
Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Dilantik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 5 May 2026 - 08:09 WIB

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS

Monday, 4 May 2026 - 14:51 WIB

Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500

Sunday, 3 May 2026 - 17:04 WIB

Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa

Friday, 20 February 2026 - 07:50 WIB

PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026

Thursday, 25 September 2025 - 05:51 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow

Berita Terbaru

Bisnis

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS

Tuesday, 5 May 2026 - 08:09 WIB

Bisnis

Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa

Sunday, 3 May 2026 - 17:04 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com