Pemerintah Buka Investasi Giant Sea Wall ke China, Nilai Proyek Capai Rp 1.298 Triliun

- Penulis

Monday, 8 September 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi proyek strategis tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall) kepada sejumlah negara, termasuk China, Korea, Jepang, dan negara-negara Eropa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan proyek senilai US$80 miliar (Rp1.298 triliun) ini akan dibangun secara bertahap dan menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Proyek ini merupakan solusi jangka panjang untuk melindungi masyarakat pesisir utara Jawa dari dampak perubahan iklim dan penurunan permukaan tanah,” tegas Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mempercepat realisasi, pemerintah telah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantura yang bertugas merancang, membangun, dan mengelola infrastruktur pengaman pantai ini. Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025-2029 ini direncanakan sejak 30 tahun lalu namun belum terealisasi.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengungkapkan, desain teknis sedang disiapkan bersama badan otorita. “Kami menunggu arahan lebih lanjut dari otorita yang baru dibentuk untuk menentukan kelanjutan proyek,” ujarnya.

Pentingnya proyek ini didasarkan pada kondisi darurat di Jakarta yang mengalami penurunan tanah 10-25 cm per tahun akibat eksploitasi air tanah, diperparah oleh kenaikan permukaan air laut. Studi memperkirakan sebagian besar Jakarta Utara berpotensi tenggelam pada 2050 tanpa intervensi signifikan.

Kerugian ekonomi akibat banjir rob saat ini telah mencapai US$300 juta per tahun dan berpotensi meningkat dua kali lipat dalam dua dekade mendatang. Mengingat kontribusi Jakarta terhadap PDB nasional mencapai 17%, keberhasilan proyek ini dinilai krusial bagi stabilitas ekonomi Indonesia.

Penulis : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS
Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500
Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa
PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026
Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow
Kinerja CDIA Melonjak, Laba Bersih Tembus US$ 74,4 Juta
Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa yang Baru Dilantik Sebagai Menteri Keuangan
Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Dilantik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 5 May 2026 - 08:09 WIB

Rupiah Tembus Rp17.432 per Dolar AS

Monday, 4 May 2026 - 14:51 WIB

Dipicu Konflik Timur Tengah, Rupiah Berisiko Tembus Rp17.500

Sunday, 3 May 2026 - 17:04 WIB

Ada Pengumuman Penting Besok, Sepertinya Bikin Kecewa

Friday, 20 February 2026 - 07:50 WIB

PHR Zona 1 Borong Lima Penghargaan di PR Indonesia Awards 2026

Thursday, 25 September 2025 - 05:51 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.735, Analis Soroti Faktor Fiskal dan Capital Outflow

Berita Terbaru

Olahraga

Michael Carrick Diprediksi Tetap Pimpin Setan Merah Musim Depan

Thursday, 7 May 2026 - 18:11 WIB

xr:d:DAFlIT9S0I0:33,j:2638379033923874426,t:23070508

Daerah

BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan

Thursday, 7 May 2026 - 17:36 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com