Jakarta – Setelah mengalami kemunduran memalukan di pentas Liga Champions, Galatasaray kembali ke ajang domestik dengan misi mempertahankan rekor sempurna di Liga Super Turki. Cimbom akan menjamu Konyaspor di Rams Park, Senin (23/9/2025) malam, dengan ambisi mengamankan poin penuh.
Galatasaray tengah menikmati tren positif di liga lokal. Mereka memuncaki klasemen dengan koleksi sempurna 15 poin dari lima laga, sekaligus membukukan statistik mencolok: 15 gol dicetak dan hanya satu kebobolan. Dominasi itu ingin mereka pertahankan usai dihajar Eintracht Frankfurt 1-5 pada laga perdana Liga Champions, Kamis lalu.
Kekalahan di Jerman itu meninggalkan luka. Meski unggul cepat lewat Yunus Akgun, dua gol bunuh diri sebelum turun minum membalikkan keadaan, sebelum pertahanan mereka roboh di babak kedua. Kini, pelatih Okan Buruk dituntut mampu mengembalikan fokus skuadnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami harus melupakan hasil yang buruk dan berkonsentrasi penuh pada liga. Tidak ada waktu untuk berlarut-larut,” kata Buruk dalam konferensi pers pra-pertandingan, Ahad.
Sejarah memang berpihak pada sang tuan rumah. Galatasaray tak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Konyaspor (Lima menang, satu imbang). Namun, kemenangan 1-0 pada pertemuan kandang musim lalu, yang hanya diraih melalui titik putih Victor Osimhen, menjadi pengingat bahwa laga ini tak boleh dipandang enteng.
Konyaspor Berbekal Memori Manis
Sementara itu, Konyaspor berupaya menghentikan laju minor yang mulai menghampiri. Setulai sempat meraih dua kemenangan besar di awal musim, performa Anatolian Eagles meredup dengan hanya meraih satu poin dari dua laga terakhir.
Pelatih Konyaspor, Recep Ucar, tampaknya akan mengandalkan memori positif kunjungan terakhir timnya ke Rams Park, di mana mereka berhasil menahan imbang Galatasaray 0-0 dalam ajang piala domestik. “Kami tahu kekuatan mereka, tapi kami punya keyakinan bisa meraih hasil di sini,” ujar Ucar.
Taktik dan Susunan Pemain
Okan Buruk menghadapi teka-teki di lini serang. Absennya Osimhen membuatnya mempercayakan posisi ujung tombak kepada Baris Yilmaz melawan Frankfurt, sementara Mauro Icardi hanya duduk di bangku cadangan. Keputusan siapa yang akan menjadi starter hari ini menjadi sorotan.
Di garis belakang, Ugurcan Cakir, kiper anyar yang didatangkan dari Trabzonspor, telah menjadi pilihan utama dan diperkirakan kembali menjaga gawang.
Konyaspor datang tanpa masalah cedera berat. Mereka diperkirakan tetap memakai formasi 4-1-4-1 dengan Umut Nayir sebagai striker tunggal. Kiper Deniz Ertas, yang mencatatkan penampilan solid, akan kembali menjadi penjaga gawang.














