Kiamat Sunyi di Puncak Jayawijaya! Es Abadi Indonesia Hanya Tersisa 2%

- Penulis

Saturday, 4 July 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indonesia hampir kehilangan satu-satunya es abadi di kawasan tropis. Lapisan es di puncak Jayawijaya, Papua, diperkirakan lenyap total pada akhir 2026 atau awal 2027. Ini berarti, dalam hitungan bulan, pemandangan putih yang selama ribuan tahun menghiasi puncak tertinggi di Indonesia Timur itu akan tinggal kenangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap data mencengangkan. Pada 1988, luas es di Puncak Jayawijaya masih mencapai 4,3 kilometer persegi. Namun hingga September 2025, luasnya menyusut drastis menjadi hanya 0,09 kilometer persegi—tak lebih dari 2 persen dari luasan 37 tahun lalu.

“Bukan cuma luas yang berkurang, ketebalan es juga terus menipis dengan cepat,” tulis BMKG dalam unggahan Instagram resminya, Sabtu (4/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2010, ketebalan es di sebuah titik mencapai 32 meter. Namun pada 2023, ketebalannya tinggal 4 meter. “Pemantauan terbaru bahkan melaporkan es di titik tersebut sudah mencair sepenuhnya,” lanjut BMKG. Sejak 2016, laju penipisan es mencapai 2 hingga 2,5 meter per tahun.

Kombinasi Mematikan: Perubahan Iklim dan El Nino

BMKG menyebut fenomena ini dipicu kombinasi perubahan iklim global dan fenomena El Nino yang membuat suhu semakin panas dan cuaca lebih kering di Indonesia. Akibatnya, banyak peneliti memperkirakan es abadi di Papua akan benar-benar hilang dalam hitungan bulan.

“Dan mungkin saja kita sedang hidup di generasi terakhir yang masih sempat melihat es abadi di Indonesia,” tulis BMKG.

Petaka bagi Papua

Bagi masyarakat adat Papua, Puncak Jaya bukan sekadar gunung, melainkan simbol budaya dan spiritual. Hilangnya es berarti hilangnya bagian penting dari warisan leluhur. Dampaknya juga terasa bagi lingkungan: es di pegunungan membantu menjaga keseimbangan air di Papua. Jika mencair, ekosistem, habitat, dan lahan pertanian masyarakat ikut terdampak.

Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan iklim benar-benar terjadi dan dapat dilihat secara kasatmata. BMKG mengimbau semua pihak berpartisipasi memperlambat ancaman perubahan iklim, mulai dari menggunakan transportasi umum, menanam pohon, hingga memakai produk ramah lingkungan.

Penulis : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Buka Rekrutmen Internship, Daftar Cuma 5 Hari!
Fenomena ‘Kumpul Kebo’ Mewabah di Indonesia
Pipa Gas Aceh -Jawa Ditargetkan Rampung 2027, Bahlil: Ini Krusial untuk Industri
Kuota 150 Ribu Peserta Program Magang Nasional 2026, Gaji Hingga Rp6 Juta
Sony Sonjaya Klaim Punya Nama Pejabat Besar Penerima Aliran Duit Korupsi MBG
Dua Sosok ‘Cut’ Viral dalam Sepekan:Cut Salwa dan Cut Salsa
Indonesia Targetkan Ratifikasi Konvensi Perlindungan Nelayan pada 2026
Selebgram Angie Lie Ditetapkan sebagai DPO Kasus Arisan Bodong Rp1,8 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 4 July 2026 - 19:14 WIB

Pertamina Buka Rekrutmen Internship, Daftar Cuma 5 Hari!

Saturday, 4 July 2026 - 19:06 WIB

Kiamat Sunyi di Puncak Jayawijaya! Es Abadi Indonesia Hanya Tersisa 2%

Saturday, 4 July 2026 - 14:16 WIB

Fenomena ‘Kumpul Kebo’ Mewabah di Indonesia

Monday, 29 June 2026 - 10:17 WIB

Pipa Gas Aceh -Jawa Ditargetkan Rampung 2027, Bahlil: Ini Krusial untuk Industri

Monday, 29 June 2026 - 09:59 WIB

Kuota 150 Ribu Peserta Program Magang Nasional 2026, Gaji Hingga Rp6 Juta

Berita Terbaru

Nasional

Pertamina Buka Rekrutmen Internship, Daftar Cuma 5 Hari!

Saturday, 4 Jul 2026 - 19:14 WIB

Nasional

Fenomena ‘Kumpul Kebo’ Mewabah di Indonesia

Saturday, 4 Jul 2026 - 14:16 WIB

Daerah

Ini Jumlah Tunjangan PPPK Kota Lhokseumawe Tahun 2026

Thursday, 2 Jul 2026 - 19:14 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com