SKK Migas-Harbour Energy Perluas Konservasi Mangrove di Aceh Utara

- Penulis

Thursday, 25 September 2025 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Gampong Pu’uk, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu (24/9/2025). Aksi reboisasi ini merupakan bagian dari program investasi sosial yang digagas SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama Harbour Energy Indonesia, dengan melibatkan Yayasan Geutanyoe Aceh sebagai mitra pelaksana.

Andri Kristianto, Community Investment Manager Harbour Energy Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir. “Keberadaan mangrove tidak hanya penting bagi ekosistem pantai, tetapi juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan penanaman.

Program penanaman ini telah berjalan dalam dua tahap. Tahap pertama pada awal tahun menanam 2.000 bibit, dan tahap kedua ini menambah 5.000 bibit, sehingga total mencapai 7.000 bibit mangrove yang tersebar di kawasan tersebut. Pemeliharaan jangka panjang akan dilakukan oleh Yayasan Geutanyoe yang memiliki rekam jejak dalam program lingkungan di Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yanin Kholison, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, menyatakan pihaknya menargetkan peningkatan jumlah penanaman pohon hingga akhir 2025. “SKK Migas bersama KKKS terus bersinergi dengan pemangku kepentingan daerah. Konservasi lingkungan harus melibatkan semua pihak,” katanya.

Menurut Yanin, program penanaman mangrove tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan ekologis, tetapi juga menjadi investasi bagi generasi mendatang. “Apa yang kita tanam hari ini akan menyelamatkan masa depan,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan migas yang berfokus pada rehabilitasi kawasan pesisir. Pemilihan jenis mangrove disesuaikan dengan kondisi ekosistem setempat untuk memastikan tingkat pertumbuhan yang optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe
PAD Kota Lhokseumawe Mencapai Rp 85.778.987.685,34 di Tahun 2026
Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang
BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan
Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024
Tumbuh 6,33 Persen, PDRB Per Kapita Kabupaten Aceh Tengah Konsisten Naik dalam Lima Tahun Terakhir
Pengantin Baru di Aceh Meninggal Sehari Usai Rangkaian Pesta Pernahikahan Selesai
Realisasi Pendapatan Pemkab Pidie Hingga April 2026 Tembus Rp395,94 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 28 June 2026 - 07:46 WIB

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe

Saturday, 27 June 2026 - 13:43 WIB

PAD Kota Lhokseumawe Mencapai Rp 85.778.987.685,34 di Tahun 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 14:39 WIB

Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang

Thursday, 7 May 2026 - 17:36 WIB

BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan

Tuesday, 5 May 2026 - 16:13 WIB

Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024

Berita Terbaru

Daerah

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe

Sunday, 28 Jun 2026 - 07:46 WIB

Nasional

Dua Sosok ‘Cut’ Viral dalam Sepekan:Cut Salwa dan Cut Salsa

Thursday, 4 Jun 2026 - 15:07 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com