Jakarta – Aksi amuk massa mencapai puncaknya pada Sabtu petang (30/8) di kediaman anggota DPR RI Ahmad Sahroni di kawasan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Rumah mewah politikus Partai NasDem itu hancur setelah digeruduk ribuan massa yang mengekspresikan kemarahan atas pernyataan kontroversialnya yang menyebut masyarakat pendesak pembubaran DPR sebagai “orang tolol”.
Aksi anarkis tersebut disiarkan secara langsung melalui akun TikTok, menunjukkan kerumunan massa memadati gang sempit dan melumpuhkan akses jalan di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Massa menerobos masuk ke dalam rumah, merusak properti, dan menjarah barang-barang berharga.
Dalam situasi yang mencekam, sejumlah momen simbolik terjadi. Beberapa helai pakaian dalam yang diduga milik istri Sahroni dilemparkan dari jendela lantai dua, disambut sorak-sorai dan tepuk tangan riuh massa.
Tidak berhenti di situ, seorang warga memanjat tiang bendera depan rumah dan mencabut bendera Merah Putih yang berkibar di sana—tindakan yang disambut gemuruh kerumunan.
“Sahroni bukan orang Indonesia, dia kabur ke Singapura!” teriak seorang pria di tengah massa.
Aksi ini merupakan eskalasi dari kemarahan masyarakat yang telah berlangsung sepekan terakhir, pascapernyataan Sahroni dalam kunjungan kerjanya di Polda Sumatera Utara pada 22 Agustus.
Meskipun telah dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, pencabutan bendera Merah Putih di kediamannya menandai tingkat frustrasi yang luar biasa di kalangan masyarakat.














