Banda Aceh – Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) per kapita Kota Banda Aceh menunjukkan tren positif yang signifikan. Berdasarkan data tahun 2025, angka kesejahteraan ekonomi di Ibu Kota Provinsi Aceh tersebut kini menyentuh Rp104,26 juta per kapita per tahun.
Catatan ini mempertegas tren kenaikan konsisten yang dialami Banda Aceh dalam 12 tahun terakhir. Menilik performa lima tahun ke belakang, rata-rata pertumbuhan tahunan majemuk (Compound Annual Growth Rate/CAGR) PDRB ADHB per kapita di wilayah ini mencapai 5,96 persen.
Angka tersebut menunjukkan akselerasi yang cukup tajam jika dibandingkan dengan periode lima tahun sebelumnya yang hanya tumbuh di level 3,39 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekam Jejak Pertumbuhan
Meski secara akumulatif terus merangkak naik, laju pertumbuhan tahun ini tercatat sedikit melambat jika dibandingkan dengan performa tahun lalu. Berdasarkan data historis:
-
Puncak Pertumbuhan: Terjadi pada 2023 dengan angka mencapai 8,92 persen.
-
Titik Terendah: Tercatat pada 2014, di mana pertumbuhan hanya berada di angka 3,07 persen.
Perbandingan Regional
Di level provinsi, Kota Banda Aceh masih memegang takhta sebagai wilayah dengan PDRB ADHB per kapita tertinggi di seluruh Aceh. Prestasi ini menempatkan Banda Aceh sebagai motor penggerak ekonomi utama di Serambi Mekkah.
Namun, jika ditarik ke skala yang lebih luas, posisi Banda Aceh masih menghadapi tantangan kompetisi antarwilayah. Di tingkat regional Sumatra, kota ini menduduki peringkat ke-27 dalam daftar kabupaten/kota dengan PDRB ADHB per kapita terbesar.
Penulis : Agam














