NANGIS SAMPAI JUAL TANAH! Kisah Syahrial Bangun Jembatan Enang-Enang dengan Donasi Rp1 Miliar!

- Penulis

Thursday, 9 July 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH – Syahrial Abadi, tokoh masyarakat Kecamatan Pintu Rime Gayo, nekat menjual sebidang tanah demi memperbaiki jalan dan jembatan Enang-Enang yang putus akibat bencana longsor November 2025 lalu. Kini, donasi yang masuk mencapai Rp1 miliar lebih.

Jalan nasional Bireuen-Aceh Tengah tertimbun longsor dan jembatan jatuh ke sungai karena pondasinya miring. Syahrial bersama warga awalnya menyewa alat berat untuk membersihkan jalan dan membuat jalur baru dengan turunan terjal ke arah jembatan.

“Waktu itu saya nangis terus, enggak ada uang saya. Saya jual kebun saya sedikit untuk memperbaiki Enang-Enang, habis itu saya pinjam uang orang,” ujar Syahrial kepada wartawan, sebagaimana dilansir Detik, Kamis (9/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Donasi Mengalir, Aspal dan Dinding Penahan Dibangun

Setelah 10 hari bekerja, donasi mulai berdatangan. “Sampai kemarin kita menerima donasi Rp1 miliar lebih. Ini masih ada saldo berjalan Rp555 juta dan masih ada pekerjaan yang belum saya bayar,” katanya.

Dana itu digunakan mengaspal jalan, membuat dinding penahan longsor, beton di pinggir jalan, dan tempat berteduh. Alat berat masih bekerja memperbaiki aliran sungai.

Akses Terputus, Ekonomi Mati

Syahrial mengaku nekat membuka kembali jalan karena masyarakat Desa Arul Cincin dan Menderek harus memutar satu jam lebih jika ingin ke Bireuen atau Aceh Tengah. “Kalau mau bawa orang sakit, ibu hamil, anak sekolah itu sangat sulit. Jalan alternatif berlubang dan sempit,” jelasnya.

Perekonomian warga juga mati akibat terputusnya jalan. “Warga yang berkebun di seberang jembatan, dulu cukup setengah liter minyak, sekarang harus 3 liter. Ini menambah angka kemiskinan,” ujarnya.

Menteri PU Dody Hanggodo yang meninjau jembatan, Rabu (8/7), memastikan perbaikan lanjutan akan dilakukan. “Sekarang ini masih sistem sementara. Nanti akan dipasang lebih kuat lagi,” katanya. Jembatan hanya boleh dilintasi kendaraan roda dua dan mobil penumpang, bukan kendaraan barang.

Penulis : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Penyelundupan Emas 2,9 Kg Senilai Rp7,25 Miliar!
PAD Banda Aceh Tembus Rp153 Miliar dalam 7 Bulan, Meningkat Sebesar 7, 97 Persen
Bali Sulap Proyek Sampah Jadi Listrik
Pemuda Bawa Bendera Tauhid Terobos Mapolda Sumsel, Ngaku Mau Pinjam Helikopter Kapolda!
Pasutri Asal Lhokseumawe Jadi Korban TPPO Kamboja, 6 Bulan Terlantar Tanpa Gaji!
Kamar Hotel Sunyi Ini Ternyata Sarang 128 Vape Narkoba di Medan
Ini Jumlah Tunjangan PPPK Kota Lhokseumawe Tahun 2026
Segini Alokasi Belanja Gaji Pokok PPPK Kota Lhokseumawe Tahun 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 9 July 2026 - 17:31 WIB

NANGIS SAMPAI JUAL TANAH! Kisah Syahrial Bangun Jembatan Enang-Enang dengan Donasi Rp1 Miliar!

Thursday, 9 July 2026 - 17:02 WIB

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Penyelundupan Emas 2,9 Kg Senilai Rp7,25 Miliar!

Wednesday, 8 July 2026 - 19:19 WIB

PAD Banda Aceh Tembus Rp153 Miliar dalam 7 Bulan, Meningkat Sebesar 7, 97 Persen

Wednesday, 8 July 2026 - 13:02 WIB

Bali Sulap Proyek Sampah Jadi Listrik

Monday, 6 July 2026 - 14:53 WIB

Pasutri Asal Lhokseumawe Jadi Korban TPPO Kamboja, 6 Bulan Terlantar Tanpa Gaji!

Berita Terbaru

Daerah

Bali Sulap Proyek Sampah Jadi Listrik

Wednesday, 8 Jul 2026 - 13:02 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com