LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar santunan bagi 700 anak yatim dari desa-desa sekitar perusahaan, Jumat (27/12/2025). Kegiatan yang dirangkaikan dengan refleksi akhir tahun dan doa bersama ini menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan menyambut pergantian tahun.
Sebanyak 40 anak yatim hadir secara simbolis mewakili penerima manfaat, sementara santunan untuk sisanya disalurkan langsung ke desa masing-masing. “Pendistribusian langsung ke desa memastikan bantuan tepat sasaran dan merata,” kata perwakilan divisi CSR PIM dalam keterangan tertulis.
Doa bersama dipimpin Tgk. H. Muhammad Sufi Ibrahim (Abi Paloh Gadeng) di aula utama kantor perusahaan. Ritual spiritual ini dimaksudkan sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kelancaran operasional perusahaan di tahun mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PIM dalam sambutannya menyebut kegiatan ini memiliki makna ganda. “Ini bukan sekadar agenda sosial, tetapi juga refleksi atas capaian tahun 2025 dan pengingat nilai kebersamaan yang menjadi fondasi perusahaan,” ujarnya tanpa menyebut nama lengkap.
Menurutnya, PIM bersyukur atas kinerja dan kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional sepanjang tahun. “Semoga melalui santunan dan doa bersama ini, PIM terus diberi kekuatan untuk tumbuh berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas,” tambahnya.
Kegiatan santunan anak yatim telah menjadi tradisi tahunan PIM sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Keberhasilan perusahaan tidak lepas dari dukungan lingkungan sekitar. Refleksi akhir tahun ini menjadi landasan untuk menyongsong tahun baru dengan optimisme dan kontribusi lebih baik,” pungkas pernyataan resmi PIM.
PIM sebagai produsen pupuk nasional terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat di sekitar operasional perusahaan. Selain santunan anak yatim, perusahaan juga memiliki berbagai program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal.
Penulis : Agam
Editor : M. Agam Khalilullah














