Pemerintah Aceh dan Malaysia Rintis Rute Feri Langsung, Akan Ada 2 Jenis Kapal

- Penulis

Saturday, 6 September 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Penang memanfaatkan status Terminal Peti Kemas Butterworth Utara (NBCT) sebagai Zona Komersial Bebas (FCZ) untuk memasuki pasar Teluk Benggala.

i

Pelabuhan Penang memanfaatkan status Terminal Peti Kemas Butterworth Utara (NBCT) sebagai Zona Komersial Bebas (FCZ) untuk memasuki pasar Teluk Benggala.

Banda Aceh – Pemerintah Aceh dan Komisi Pelabuhan Penang (Penang Port Commission/PPC) sedang mengkaji pembukaan rute feri langsung antara Aceh dan Penang, Malaysia. Inisiatif ini diharapkan menjadi alternatif transportasi laut yang lebih terjangkau dibandingkan jalur udara yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan.

Ketua PPC, Datuk Yeoh Soon Hin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Pemerintah Aceh mengenai kesiapan infrastruktur pelabuhan. “Penang Port Sdn Bhd sebagai operator pelabuhan telah membahas potensi kerja sama ini dengan pemerintah Aceh,” ujarnya seperti dikutip dari laman Berobatpenangcom, Sabtu (6/9).

Rencananya, akan dioperasikan dua jenis kapal: feri penumpang berkapasitas 200 orang dengan panjang 59 meter dan kapal kargo. Feri penumpang akan berlabuh di Swettenham Pier Cruise Terminal (SPCT), sementara kapal kargo di Butterworth Deep Water Wharves (BDWW).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini dinilai strategis mengingat Aceh merupakan penyumbang terbesar ketiga pasien medis di Penang setelah Medan dan Jakarta. Selama ini, pasien dari Aceh bergantung pada transportasi udara yang biayanya relatif mahal dan jadwal terbatas.

Dua hal masih perlu ditetapkan: pelabuhan di Aceh yang akan menjadi titik keberangkatan dan harga tiket feri. Masyarakat berharap tarifnya lebih terjangkau daripada tiket pesawat.

Jika terwujud, rute feri ini tidak hanya memudahkan akses kesehatan tetapi juga memperkuat kerja sama ekonomi dan pariwisata antara Aceh dan Penang.

Penulis : Agam

Editor : M. Agam Khalilullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe
PAD Kota Lhokseumawe Mencapai Rp 85.778.987.685,34 di Tahun 2026
Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang
BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan
Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024
Tumbuh 6,33 Persen, PDRB Per Kapita Kabupaten Aceh Tengah Konsisten Naik dalam Lima Tahun Terakhir
Pengantin Baru di Aceh Meninggal Sehari Usai Rangkaian Pesta Pernahikahan Selesai
Realisasi Pendapatan Pemkab Pidie Hingga April 2026 Tembus Rp395,94 Miliar
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 28 June 2026 - 07:46 WIB

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe

Saturday, 27 June 2026 - 13:43 WIB

PAD Kota Lhokseumawe Mencapai Rp 85.778.987.685,34 di Tahun 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 14:39 WIB

Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang

Thursday, 7 May 2026 - 17:36 WIB

BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan

Tuesday, 5 May 2026 - 16:13 WIB

Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024

Berita Terbaru

Daerah

Ini Rincian Pajak Daerah Kota Lhokseumawe

Sunday, 28 Jun 2026 - 07:46 WIB

Nasional

Dua Sosok ‘Cut’ Viral dalam Sepekan:Cut Salwa dan Cut Salsa

Thursday, 4 Jun 2026 - 15:07 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com