Banda Aceh – Pemerintah Aceh dan Komisi Pelabuhan Penang (Penang Port Commission/PPC) sedang mengkaji pembukaan rute feri langsung antara Aceh dan Penang, Malaysia. Inisiatif ini diharapkan menjadi alternatif transportasi laut yang lebih terjangkau dibandingkan jalur udara yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan.
Ketua PPC, Datuk Yeoh Soon Hin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Pemerintah Aceh mengenai kesiapan infrastruktur pelabuhan. “Penang Port Sdn Bhd sebagai operator pelabuhan telah membahas potensi kerja sama ini dengan pemerintah Aceh,” ujarnya seperti dikutip dari laman Berobatpenangcom, Sabtu (6/9).
Rencananya, akan dioperasikan dua jenis kapal: feri penumpang berkapasitas 200 orang dengan panjang 59 meter dan kapal kargo. Feri penumpang akan berlabuh di Swettenham Pier Cruise Terminal (SPCT), sementara kapal kargo di Butterworth Deep Water Wharves (BDWW).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dinilai strategis mengingat Aceh merupakan penyumbang terbesar ketiga pasien medis di Penang setelah Medan dan Jakarta. Selama ini, pasien dari Aceh bergantung pada transportasi udara yang biayanya relatif mahal dan jadwal terbatas.
Dua hal masih perlu ditetapkan: pelabuhan di Aceh yang akan menjadi titik keberangkatan dan harga tiket feri. Masyarakat berharap tarifnya lebih terjangkau daripada tiket pesawat.
Jika terwujud, rute feri ini tidak hanya memudahkan akses kesehatan tetapi juga memperkuat kerja sama ekonomi dan pariwisata antara Aceh dan Penang.
Penulis : Agam
Editor : M. Agam Khalilullah














