Siapa Zulfadhli? Sosok yang Tawarkan Aceh Pisah Dari Indonesia

- Penulis

Tuesday, 2 September 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Satu pernyataan politis telah mengubah Muhammad Zulfadhli, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dari politisi regional menjadi figur nasional yang kontroversial. Dalam sekejap, namanya memicu perdebatan dari Aceh hingga Jakarta.

Pemicunya adalah pernyataannya di hadapan ribuan demonstran pada Senin (1/9) yang menyatakan kesediaannya mendukung wacana pemisahan Aceh dari Indonesia. “Baik, saya setuju dengan tuntutan saudara-saudara. Kita akan bawa aspirasi ini. Aceh pisah dari Indonesia,” ujarnya, dalam sebuah video yang menjadi viral.

Pernyataan itu bukan hanya menuai sorotan, tetapi juga membawanya pada persimpangan: antara dianggap pahlawan oleh pendukungnya atau dihadapkan pada konsekuensi hukum dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zulfadhli, yang akrab disapa Abang Samalangga, bukanlah nama baru di peta politik Aceh. Sebagai ketua DPRA dari Partai Aceh, ia dikenal sebagai politisi yang piawai membaca sentimen akar rumput. Latar belakangnya sebagai produk politik lokal yang lahir dari sejarah konflik menjadikannya figur yang memahami kompleksitas sosial di daerah otonomi khusus ini.

Beberapa pengamat menilainya sebagai politisi populis—seorang yang kerap mengutamakan respons langsung terhadap tuntutan massa, bahkan ketika hal itu berisiko berbenturan dengan hukum nasional.

Pernyataan kontroversialnya itu disampaikan dalam situasi genting, ketika unjuk rasa memuncak di depan gedung DPRA. Alih-alih meredam, Zulfadhli justru memilih memantik api dengan mengakomodasi tuntutan paling radikal dari para pengunjuk rasa.

Pilihan itu memunculkan pertanyaan: apakah ini bentuk keberanian politik atau blunder strategis? Apakah ia sedang memanfaatkan momentum untuk memperkuat posisinya di tingkat lokal, atau memang ada keyakinan ideologis di balik pernyataannya?

Kini ia menjadi bahan perbincangan hangat. Apapun motifnya, Zulfadhli telah mencatatkan dirinya sebagai salah satu tokoh paling berani.

Penulis : Agam

Editor : M. Agam Khalilullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Emosi Gara-Gara Polisi Tidur, Anggota DPRD Medan Berujung Jadi Tersangka
Beredar Kabar Rumah Kadis di Bengkulu Digeledah KPK
SEGUDANG PRESTASI! Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Raih Berbagai Penghargaan
Kejar-kejaran di Tol Kisaran, 24 Kg Sabu Asal Aceh Ditemukan
TNI AD dan BPMA Kawal Ketat Blok A Medco
Ini Harta Pejabat di Aceh yang Anaknya Viral karena Pamer Kekayaan
Gempa M 5,6 Guncang Aceh, Getaran Terasa Sampai Medan!
Ini Daftar Gaji dan Tunjangan Anggota DPRK Lhokseumawe Tahun 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 29 July 2026 - 21:32 WIB

Diduga Emosi Gara-Gara Polisi Tidur, Anggota DPRD Medan Berujung Jadi Tersangka

Saturday, 25 July 2026 - 03:35 WIB

Beredar Kabar Rumah Kadis di Bengkulu Digeledah KPK

Friday, 24 July 2026 - 21:43 WIB

SEGUDANG PRESTASI! Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Raih Berbagai Penghargaan

Thursday, 23 July 2026 - 21:26 WIB

TNI AD dan BPMA Kawal Ketat Blok A Medco

Thursday, 23 July 2026 - 03:35 WIB

Ini Harta Pejabat di Aceh yang Anaknya Viral karena Pamer Kekayaan

Berita Terbaru

Olahraga

18 Kali Tanding di Piala AFF, Timor Leste Tak Pernah Menang

Wednesday, 29 Jul 2026 - 21:58 WIB

Daerah

Beredar Kabar Rumah Kadis di Bengkulu Digeledah KPK

Saturday, 25 Jul 2026 - 03:35 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com