Sabang – Pemerintah Kota Sabang turut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) nasional yang digelar serentak di 7.285 kecamatan se-Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dengan fokus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Di Sabang, GPM dipusatkan di tiga lokasi yaitu,halaman Pujasera Gampong Kuta Timu (Kecamatan Sukakarya), Halaman Masjid Gampong Cot Ba’U (Kecamatan Sukajaya), dan Halaman Meunasah Paya Seunara (Kecamatan Sukamakmue).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembukaan dilakukan secara telekonferensi bersama Menko Pangan, Panglima TNI, Kapolri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertanian.
Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menyatakan bahwa program ini bukan sekadar seremonial. “Ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap gerakan ini dapat berlanjut hingga Desember untuk menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, menekankan bahwa GPM juga bertujuan mencegah inflasi dan kenaikan harga beras. “Sinergi TNI, Polri, dan instansi pemerintah berjalan baik untuk memastikan distribusi lancar dan aman,” tambahnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakhri, menjelaskan rincian penyaluran 12 ton beras (4 ton per kecamatan), 200 liter minyak goreng, dan 200 kg gula pasir per titik. Harga khusus ditetapkan lebih rendah dari pasaran, harga beras Rp61.000/5 kg, minyak goreng Rp17.000/liter, dan gula pasir Rp18.000/kg.
Gerakan ini merupakan kolaborasi antara Pemko Sabang, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, dan Bulog, sebagai upaya konkret menjaga ketahanan pangan nasional.
Penulis : Agam
Editor : M. Agam Khalilullah














