Ada Gerakan Pangan Murah di Sabang, Dukung Stabilitas Harga

- Penulis

Sunday, 31 August 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebyar kemerdekaan HUT ke-80 RI, Pemko sabang gelar pangan murah. Foto: DISTORI

i

Gebyar kemerdekaan HUT ke-80 RI, Pemko sabang gelar pangan murah. Foto: DISTORI

Sabang – Pemerintah Kota Sabang turut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) nasional yang digelar serentak di 7.285 kecamatan se-Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, dengan fokus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Di Sabang, GPM dipusatkan di tiga lokasi yaitu,halaman Pujasera Gampong Kuta Timu (Kecamatan Sukakarya), Halaman Masjid Gampong Cot Ba’U (Kecamatan Sukajaya), dan Halaman Meunasah Paya Seunara (Kecamatan Sukamakmue).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan dilakukan secara telekonferensi bersama Menko Pangan, Panglima TNI, Kapolri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertanian.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menyatakan bahwa program ini bukan sekadar seremonial. “Ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap gerakan ini dapat berlanjut hingga Desember untuk menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, menekankan bahwa GPM juga bertujuan mencegah inflasi dan kenaikan harga beras. “Sinergi TNI, Polri, dan instansi pemerintah berjalan baik untuk memastikan distribusi lancar dan aman,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakhri, menjelaskan rincian penyaluran 12 ton beras (4 ton per kecamatan), 200 liter minyak goreng, dan 200 kg gula pasir per titik. Harga khusus ditetapkan lebih rendah dari pasaran, harga beras Rp61.000/5 kg, minyak goreng Rp17.000/liter, dan gula pasir Rp18.000/kg.

Gerakan ini merupakan kolaborasi antara Pemko Sabang, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, dan Bulog, sebagai upaya konkret menjaga ketahanan pangan nasional.

Penulis : Agam

Editor : M. Agam Khalilullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel samudrapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang
BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan
Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024
Tumbuh 6,33 Persen, PDRB Per Kapita Kabupaten Aceh Tengah Konsisten Naik dalam Lima Tahun Terakhir
Pengantin Baru di Aceh Meninggal Sehari Usai Rangkaian Pesta Pernahikahan Selesai
Realisasi Pendapatan Pemkab Pidie Hingga April 2026 Tembus Rp395,94 Miliar
Naik Konsisten, PDRB Per Kapita Banda Aceh Jadi yang Teratas di Provinsi Aceh
KNPI Lhokseumawe: Penataan Waduk Bukan Sekadar Penertiban, Tapi Investasi Masa Depan Kota
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 14:39 WIB

Pertamina EP Rantau Bantu Normalisasi Drainase Sawah di Aceh Tamiang

Thursday, 7 May 2026 - 17:36 WIB

BPS Aceh: 156 Ribu Orang Menganggur dan Alami Kenaikan

Tuesday, 5 May 2026 - 16:13 WIB

Mayoritas Penduduk Lhokseumawe Usia Produktif di Tahun 2024

Tuesday, 5 May 2026 - 08:42 WIB

Tumbuh 6,33 Persen, PDRB Per Kapita Kabupaten Aceh Tengah Konsisten Naik dalam Lima Tahun Terakhir

Monday, 4 May 2026 - 19:17 WIB

Pengantin Baru di Aceh Meninggal Sehari Usai Rangkaian Pesta Pernahikahan Selesai

Berita Terbaru

Nasional

Dua Sosok ‘Cut’ Viral dalam Sepekan:Cut Salwa dan Cut Salsa

Thursday, 4 Jun 2026 - 15:07 WIB

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com