Produksi Migas Pertamina Semester I-2022 Melejit 13,52 Persen

 Produksi Migas Pertamina Semester I-2022 Melejit 13,52 Persen

Jakarta – Subholding Upstream Pertamina mencatat produksi migas hingga semester I-2022 telah mencapai 965 ribu barel setara minyak per hari (barrel oil equivalent per day/boepd). Capaian tersebut setidaknya mengalami kenaikan 13,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 850 ribu boepd.


Produksi migas 965 ribu boepd tersebut terdiri dari produksi gas sebesar 2.592 mmscfd dan produksi minyak 518 ribu bopd. Sementara capaian produksi minyak semester I 2021 mencapai 390 ribu bopd dan produksi gas 2.665 mmscfd.

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream, Arya Dwi Paramita menjelaskan sinergi dan strategi menjadi kunci dalam keberhasilan Subholding Upstream Pertamina sehingga mencatatkan kinerja unggul hingga semester 1 2022 ini.


Baca juga :  Seberapa Potensial Bisnis Properti ke Depannya?

“Selain sinergi dan strategi, banyak faktor yang mendukung atas capaian di semester 1 tahun 2022 ini, diantaranya dipengaruhi alih kelola Blok Rokan pada bulan Agustus 2021, melakukan kinerja operation excellence serta optimasi biaya di seluruh lapisan,” ujar Arya dalam keterangan tertulis Jumat (5/8/2022).

Sementara sampai Juni 2022, Subholding Upstream telah menyelesaikan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 305 sumur dengan total 235 sumur sudah berproduksi, dan 55 sedang proses atau on going.

Sedangkan untuk kegiatan Work Over sampai dengan Juni 2022 telah selesai dilakukan sebanyak 312 kegiatan dan untuk well service telah selesai dilakukan sebanyak 14.285 sumur.

Baca juga :  Rupiah Berisiko Lewati Rp 14.600/US$

Selain itu, untuk menjaga keberlangsungan perusahaan dan untuk dapat terus berkontribusi dalam mencapai ketahanan energi nasional, Subholding Upstream juga terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan upaya penambahan cadangan melalui pengeboran sumur eksplorasi.

Adapun sampai Juni 2022, Subholding Upstream telah menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 8 sumur serta 5 sumur on going. Diharapkan pada akhir tahun secara total Subholding Upstream akan menyelesaikan sebanyak 29 sumur eksplorasi.

Kegiatan pengeboran sumur eksplorasi, sumur pengembangan pemeliharaan sumur tersebut tersebut didukung dengan 62 rig pengeboran serta 117 rig untuk kegiatan Work Over & Well Service.

Baca juga :  Aksi Demo Lanjutan Massa "IKBAL" di Depan Pintu Eks Kilang LNG Arun

Untuk penambahan cadangan, sampai dengan Semester 1 tahun 2022 ini Subholding Upstream telah membukukan penambahan cadangan P1 sebesar 22 MMBOE dan penambahan temuan sumber daya 2C mencapai 92 MMBOE.

“Guna memenuhi seluruh target yang telah disepakati dalam RKAP 2022 ini, kami akan terus menjaga dan meningkatkan kinerja serta memastikan seluruh rencana kerja dapat dilaksanakan dan diselesaikan tepat waktu serta penggunaan anggaran yang sesuai dengan yang telah ditetapkan,” kata Arya.[CNBC Indonesia]



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait