Gadis di Tapanuli Utara Dicabuli 10 Orang

 Gadis di Tapanuli Utara Dicabuli 10 Orang

Tarutung – Gadis 16 tahun menjadi korban pencabulan 10 pria di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Tujuh pelaku masih di bawah umur, sedangkan tiga lainnya pria dewasa.

Kasus ini terungkap dari laporan orang tua korban ke Polres Taput. Menerima laporan warga, polisi dengan cepat menangkap para pelaku dugaan tidak pidana pencabulan.

Gadis 16 tahun menjadi korban pencabulan 10 pria di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Tujuh pelaku masih di bawah umur, sedangkan tiga lainnya pria dewasa.

Kasus ini terungkap dari laporan orang tua korban ke Polres Taput. Menerima laporan warga, polisi dengan cepat menangkap para pelaku dugaan tidak pidana pencabulan.

Baca juga :  Siswi SMA di Riau 6 Kali Berhubungan dengan Ayahnya, Ternyata Dipaksa Ibu Kandung

Dia mengatakan, awalnya pelapor melihat ponsel milik anaknya. Di situ dia menemukan video dan chatting ajakan para pelaku. Sang ibu lalu menanyakan kepada anaknya soal temuan tersebut. Sang anak kemudian menangis menceritakan semua yang terjadi.

Mereka lalu datang ke Mapolres untuk membuat pengaduan.

“Begitu kami menerima pengaduan, tim opsnal langsung menangkap ke-10 pelaku,” katanya.

Identitas para pelaku yakni masing-masing berinisial DH (19), AH (20), BS (20), RM (17), LMS (15), EN (16), MH (16), AS (17), JS (16) dan JH (17). Semuanya warga asal satu kelurahan yang sama di wilayah Taput.

Menurutnya, polisi juga telah meminta keterangan korban. Pengakuannya, dia pertama dicabuli pelaku MH di salah satu pada April 2022. Keduanya ketika itu diduga suka sama suka.

Baca juga :  Besok, Perbakin Lhokseumawe Gelar Lomba Menembak

Perbuatan asusila itu mereka rekam lewat ponsel milik MH. Kemudian video mesum itu dilihat pelaku BS.

Dia kemudian mengirim video tersebut kepada korban dan meminta untuk berhubungan seks dengan ancaman akan menyebarkan ke orang lain jika korban menolak.

Takut dengan ancaman tersebut, suatu malam mereka bertemu. Lalu korban pun disetubuhi pelaku BS.

Kemudian menyusul pelaku lainnya yakni JS dan JH. Kabar ini diduga tersebar di antara para pelaku.

Kemudian pelaku AH dengan modus yang sama meminta untuk berhubungan seks dengan korban, jika menolak video mesumnya akan disebar.

Baca juga :  Video Pasangan Bule Mesum di Pantai Bikin Geger Warga Bali

Hari berikutnya disusul pelaku RM, EN dan LMS. Lalu pelaku AS dan terakhir DH yang seluruhnya menyetubuhi korban dengan ancaman video tersebut.

“Setelah diperiksa, semua pelaku mengakui perbuatannya sehingga langsung dilakukan penahanan,” ucapnya.

Atas perbuatan, para pelaku dijerat Pasal 76E jo Pasal 82 ayat 1, 2, 3 dan 4 UU RI Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.[Inews]

 


Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait