Lailatul Qadar adalah? Kapan dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

 Lailatul Qadar adalah? Kapan dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Lailatul Qadar adalah merupakan sebagai malam yang sangat istimewa bagi umat Islam, karena pada malam itulah, Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu, yaitu ayat Alquran kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.


Apabila ditinjau dari sisi bahasanya, maka lailatul qadar terdapat dua kata, yakni ‘lail’ yang artinya malam, sedangkan ‘qadar’ terdapat makna yang beragam.

Jika merujuk pada buku yang berjudul Sukses Berburu Lailatul Qadar karya Muhammad Adam Hussein menyebutkan, kalau malam Lailatul Qadar, merupakan sebagai malam yang penuh dengan kemuliaan, sehingga bagi seseorang muslim bisa memperoleh keberkahan pada malam tersebut, yaitu bisa memperoleh pahala yang berlipat ganda.


Malam Lailatul Qadar tersebut terjadi pada bulan Ramadan, Jadi bukan hanya menahan hawa nafsu saja, tapi juga merupakan sebagai momentum intripeksi diri dan memperbanyak ibadah, agar bisa mendapatkan pahala dari malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam yang baik daripada malam seribu bulan, karena pada malam itulah terdapat keutamaan dan keberkahan dari Allah SWT. Maka dalam menyambut malam seribu bulan ini, umat muslim diajurkan untuk memperbanyak melaksanakan ibadah.

Malam Lailatul Qadar berada pada 10 hari terakhir bulan Ramadan, tentunya seluruh umat muslim di dunia ini sangat menantikan malam tersebut akan mendapat banyak keberkahan.

Baca juga :  5 Konsep Politik Terpopuler di 2021

Apa saja keistimewaan malam Lailatul Qadar?

  1. Malam Seribu Bulan

Seluruh umat muslim di seantero dunia ini tentunya sangat menantikan malam Lailatul Qadar pada setiap bulan Ramadan, maka banyak ulama yang menyebutkan kalau melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar, maka bisa memperoleh pahala yang setara dengan ibadah selama seribu bulan.

  1. Malaikat Turun ke Bumi

Salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah, malaikat akan turun ke bumi, tujuannya adalah untuk menemui siapa saja orang yang melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Bukan hanya itu saja, malaikat juga mengaminkan doa bagi setiap orang yang sedang melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar.

  1. Malam Penuh Berkah

Keberkahan di malam Lailatul Qadar adalah, Allah SWT akan menghapus seluruh dosa bagi siapa saja umat yang beribadah pada malam tersebut.

  1. Penulisan Takdir dalam Satu Tahun

Di malam seribu bulan ini, Allah SWT juga mencatat takdir manusia pada Lauhul Mahfuzh selama satu tahun, sehingga umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak beribadah agar bisa memperoleh keberkahan di malam Lailatul Qadar.

Tanda-tanda Lailatul Qadar

  1. Udara yang tenang dan sejuk

Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah.”

  1. Matahari terbit dengan teduh
Baca juga :  Ini Tanda Kalau Kamu Kecanduan Jomblo

Ciri-ciri lain dari malam Lailatul Qadar adalah cahaya matahari yang teduh, sebagaimana dari hadis Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Keesokan hari malam Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan.” (HR. Muslim).

Hikmah yang dirahasiakan

Tentunya kita semua tidak mengetahui secara pasti disaat kapan dan pada hari apa malam Lailatul Qadar jatuh di bulan Ramadan, namun ada juga yang berpendapat kalau Lailatul Qadar itu terjadi pada tanggal ganjil.

Bahkan ada juga sebagian ulama yang menyebutkan kalau malam Lailatul Qadar jatuh pada hari ke 27 bulan Ramadan, Allah memang sengaja merahasiakan waktu diturunkannya malam Lailatul Qadar.

Tentunya ada hikmah yang dirahasiakan Allah, ada ulama yang mengatakan bahwa Allah sengaja merahasiakan malam Lailatul Qadar, sehingga umat muslim agar bisa memperbanyak ibadah, serta melaksanakan amalan baik.

Ada juga sebagian pendapat yang menyebutkan mengapa harus dirahasialan malam Lailatul Qadar, tujuannya adalah untuk beribadah dengan sungguh-sungguh di seluruh malam pada bulan Ramadan. Apabila kalau sudah ada waktu malam Lailatul Qadar yang ditentukan jatuh pada tanggal berapa, maka bisa saja hanya beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam itu saja.

Baca juga :  Kegigihan Direktur Takabeya Salurkan Bantuan Ramadan Untuk Warga

Maka malam Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, kapan, ditanggal berapa dan dihari apa jatuhnya, tentunya hal ini merupakan kesempatan bagi umat muslin untuk melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh, sehingga bisa memperoleh keberkahan dari malam Lailatul Qadar yang dijanjikan oleh Allah.

Kaidah Menandai Malam Lailatul Qadar

Ketika sudah memahani mengapa malam Lailatul Qadar yang dirahasiakan oleh Allah SWT, maka perlu juga memahami tentang bagaimana kaidah dan aturan yang dapat menandai malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan. Memang kita semua tidak tahu secara pasti kapan malam Lailatul Qadar ditetapkan.

Maka Rasulullah menganjurkan umat muslim untuk memperbanyak amalan baik di sepuluh hari terakhir Ramadan. Hal ini pun dijelaskan dalam sebuah hadist riwayat :

“Bila masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengencangkan kainnya (menjauhkan diri dari menggauli istrinya), menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.” (Lafadz Al-Bukhari)

Bahkan dalam riwayat lainnya yang menjelaskan bagaimana Rasulullah melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersungguh-sungguh dalam sepuluh hari akhir bulan Ramadhan, hal yang tidak beliau lakukan pada bulan lainnya.” (HR Muslim)



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait