Cristiano Ronaldo Dicap Berlagak seperti Tuhan

 Cristiano Ronaldo Dicap Berlagak seperti Tuhan

Samudrapost.com – Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, dicap berlagak seperti Tuhan setelah murka kepada fan cilik Everton penderita autis.


Hal tersebut diungkapkan oleh mantan bek kiri Liverpool asal Spanyol, Jose Enrique, melalui media sosial pribadinya.

Jose Enrique mengutarakan secara gamblang bahwa dia memang tidak pernah menyukai Cristiano Ronaldo secara pribadi.


Kendati demikian, Jose Enrique tetap menganggap sosok Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

“Saya selalu mengatakannya. Saya Tidak menyukainya dia percaya adalah Tuhan dan dapat melakukan apapun yang dia inginkan,” twit Jose Enrique seperti dilansir BolaSport.com dari akun Twitter Enrique.

“Dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola, tetapi secara pribadi saya tidak menyukainya,” kicau Enrique lagi.

Enrique melontarkan pernyataan menohok tersebut setelah tindakan kurang terpuji yang dilakukan Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo tertangkap kamera membanting ponsel dari penggemar Everton.

Megabintang asal Portugal itu melakukannya ketika berjalan menyusuri terowongan menuju ruang ganti.

Baca juga :  Doctor Strange In The Multiverse Of Madness, Layak Ditonton ?

Insiden tersebut terekam kamera dan disaksikan oleh banyak pihak.

Ronaldo meluapkan emosinya itu akibat hasil minor yang kembali didapat Manchester United di ajang Liga Inggris.

Manchester United dipaksa tunduk 0-1 dari Everton di Stadion Goodison Park pada laga pekan ke-32 Liga Inggris 2021-2022, Sabtu (9/4/2022) malam WIB.

Gol tunggal yang bersarang ke gawang Manchester United dicetak oleh Anthony Gordon pada menit ke-27.

Diketahui bahwa korban dari amukan Ronaldo di Goodison Park adalah seorang anak bernama Jake Harding.

Jake Harding merupakan penggemar sepak bola berusia 14 tahun yang menderita autis dan dyspraxia.

Duel Everton vs Man United merupakan pertandingan pertama yang disaksikan langsung oleh Jake Harding di stadion.

Akibat tindakan kurang terpuji dari Ronaldo tersebut, Jake harus mengalami luka memar di bagian tangannya.

Selain itu, Jake juga mengalami trauma dan tidak mau lagi datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Baca juga :  Link Live Streaming Manchester United Vs Norwich City

Hal itu diungkapkan oleh ibu Jake, Sarah Kelly, yang turut mendampingi putranya ketika di stadion.

“Pada waktu penuh, para pemain Man United mulai berjalan pergi menuju lorong,” kata Sarah, dikutip BolaSport.com dari Livepool Echo.

“Kami berada di Park End, jadi kami berada tepat di dekat terowongan tempat mereka berjalan melewatinya.”

“Anak saya berada di sana untuk merekam mereka semua. Dia merekam semua pemain Man United yang berjalan.”

“Kemudian dia menurunkan ponselnya karena melihat Ronaldo menggulung kaus kaki dan kakinya berdarah.”

“Dia menurunkan ponselnya untuk melihat apa itu, dia bahkan tidak berbicara sama sekali.”

“Ronaldo lalu berjalan melewatinya dengan amarah yang mengerikan dan menghancurkan ponsel dari tangan putra saya dan terus berjalan.”

“Anda dapat melihat dari memar bahwa dia melakukan kontak fisik. Saya tidak percaya saya membicarakannya.”

“Saya menangis, saya terguncang, Jacob benar-benar terkejut, dia autis dan dia juga menderita dyspraxia.”

Baca juga :  Ternyata Cristiano Ronaldo Pernah Bikin Arsene Wenger Menyesal

“Jadi, dia tidak benar-benar mencerna apa yang terjadi sampai dia pulang sekarang.”

“Dia benar-benar kesal tentang hal itu dan itu benar-benar membuatnya tidak ingin pergi ke pertandingan lagi.”

“Laga ini adalah pertandingan sepak bola pertama yang dia hadiri dan hal itu telah terjadi.”

“Kami menjalani hari yang benar-benar brilian hingga beberapa detik terakhir ketika pemain Man United keluar dari lapangan.”

“Insiden itu benar-benar merusak hari brilian ini dan memberi rasa tidak enak di mulut kami.”

“Ronaldo adalah seorang idola. Ya, dia bukan dari Everton dan Anda menyukai siapa yang Anda suka, tetapi Ronaldo adalah pemain besar.”

“Anak saya selalu mengatakan, ‘Ronaldo akan berada di sana.’ Dia adalah ikon.”

“Anak saya seorang anak autis dan telah diserang oleh seorang pemain sepak bola, begitu saya melihatnya sebagai seorang ibu,” ujar Sarah menjelaskan.[Bolasport]



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait