Viral Ustaz Khalid Sebut Kerja di Perusahaan Rokok Haram

 Viral Ustaz Khalid Sebut Kerja di Perusahaan Rokok Haram

Jakarta – Beredar video yang memperlihatkan ceramah Ustaz Khalid Basalamah menyebut bekerja di perusahaan rokok hukumnya haram.


Video itu beredar di media sosial Tiktok yang diunggah oleh akun @1_onst. Dalam video tersebut, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan alasan haramnya bekerja di pabrik rokok.

“Hukum kerja di perusahaan rokok? Siapa yang jawab nih. Haram hukumnya,” kata ustaz Khalid Basalamah.


Ustaz Khalid mengatakan jika rokok itu halal, sudah seharusnya dokter dan pemerintah akan menulis “merokoklah karena Anda akan sehat”. Jika demikian, kata Ustaz Khalid, maka tak ada larangan bekerja di perusahaan rokok.

Baca juga :  Maverick Vinales: Aprilia Punya Potensi Besar

Akan tetapi, dia melanjutkan, kenyataan merokok dikenal menyimpan banyak bahaya bagi kesehatan. Belum lagi, pemerintah sering mengkampanyekan kepada masyarakat agar berhenti merokok.

“Maaf jangan tersinggung temanku, jadi apa yang saya sampaikan sesuai hukum syariah. Memang itu hukum agamanya dan ini pasti demi kebaikan Anda,” ujar ustaz Khalid Basalamah.

Di akhir video, ustaz Khalid Basalamah pun menyarankan agar orang yang terlanjur bekerja di perusahaan rokok segera mengundurkan diri.

“Kalau tidak malam ini (mengundurkan diri) sampai kapan Anda makan yang haram. Kan lebih berat hukumannya. Maka lebih baik jangan bekerja lagi di situ. Kerja di tempat yang lain, banyak pekerjaan. Semut aja di lubang yang kecil, Allah kasih rezeki, apalagi dengan manusia,” tandasnya.

Baca juga :  Kolaborasi Bea Cukai - Polri Gagalkan Penyelundupan 70 Kilogram Narkoba di Riau dan Aceh

Sontak saja pernyataan ustaz Khalid Basalamah ini menuai perhatian netizen di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka yang memberikan ragam tanggapan.

Berikut adalah komentar para netizen:

Lantas bagaimana dengan gula, lebih bahaya dari rokok, gimana hukum kerja di pabrik gula,” tanya akun @agusadi14**.

“Saya prihatin ada karyawan pabrik rokok dengar ini dan meninggalkan pekerjaannya. Esoknya dia jadi pengangguran. Anak istri tidak makan yang disalahkan pemerintah,” ucap akun @lionheart**.

Baca juga :  Pakar Ekonomi Sebut Indonesia Dibayangi Krisis Keuangan Pada 2022

“Pak ustaz, yang kerja pabrik rokok itu banyak orang muslim loh, mereka hanya mencari rezeki. Jangan di haram-haramkan lah,” timpal akun @leosibanjar**.

Omong kosong, kalau tidak boleh kerja. Anak istri mau di kasih apa bos,” imbuh akun @user974550**.

“Aku sering lihat banyak ustad atau kiyai yang merokok tuh. Kalau emang lu gak merokok, gak usah mengharamkan deh,” sahut akun @dennycolle**.

“Saya berani fatwa hukumnya halal, paling tinggi makruh hukumnya. Kecuali nih orang bisa kasih makan karyawan-karyawan itu,” celetuk akun modingaul**



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait