TPID dan TP2DD Kota Langsa Sidak Pasar

 TPID dan TP2DD Kota Langsa Sidak Pasar

Langsa – TPID Kota Langsa dan TP2DD Kota Langsa mengadakan High Level Meeting (HLM) untuk membahas evaluasi pelaksanaan kegiatan TPID dan TP2DD selama tahun 2021 sekaligus membahas rencana pelaksanaan kegiatan selama tahun 2022.


HLM TPID dan TP2DD pada kali ini dihadiri oleh Walikota Langsa, Kepala KPwBI Lhokseumawe, segenap unsur Forkopimda, Pimpinan Perbankan, Kepala Bulog, Satgas Pangan, Sekda, OPD terkait serta segenap instansi terkait yang hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Gunawan, menyampaikan bahwa Bank Indonesia memiliki Mandat Tunggal yaitu untuk Mencapai dan Memelihara Kestabilan Nilai Rupiah.


Melalui nilai rupiah yang stabil baik terhadap barang dan jasa serta mata uang lain harapannya perekonomian dapat tumbuh stabil dan berkualitas.

Selain itu dalam upaya pengembangan ekonomi dan kaitannyaa dengan peran Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran, Bank Indonesia juga menilai bahwa elektronifikasi keuangan Pemda merupakan langkah yang strategis.

Terlebih dengan memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi saat ini, stakeholders daerah juga perlu menyadari bahwa digitalisasi terhadap keuangan daerah dapat menjadi akselelator dalam upaya pengembagangan ekonomi daerah.
Berdasarkan data yang diperoleh dari penerapaan ETPD di beberapa tahun ke belakang, implementasi ETPD berkontribusi terhadap peningkatan PAD dan juga meningkatkan realisasi belanja daerah. Bahkan daerah dengan capaian IETPD yang lebih tinggi cenderung mengalami kontraksi PAD yang lebih rendah saat COVID-19.

Baca juga :  Remaja Aceh Tewas Disambar Petir

Lebih lanjut, Walikota, Usman Abdullah SE, dalam sambutannya menyampaikan Evaluasi Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota Tahun 2021, untuk Program Kerja Unggulan TPID Kota Langsa Tahun 2021 yaitu melalui Gerakan Mandiri Pangan Langsa Hebat (GAMPANGLAH), yang semua terealisasi berkat kerja sama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe dan OPD serta Instansi terkait.

Selama tahun 2021, TPID Kota Langsa telah melakukan berbagai upaya antara lain Pelaksanaan HLM dan Rapat Koordinasi, Pelaksanaan Sidak Pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M, pada tanggal 28 April 2021 di Pusat Pasar Kota Langsa, Pelaksanaan Pasar Murah/Operasi Pasar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Baca juga :  Dua Pejabat Aceh Ditangkap Bersama Perempuan Di Medan Dan Pil Ekstasi Disita

TPID sebelumnya juga telah menyusun kebijakan pengendalian inflasi yang ditetapkan dengan Keputusan Walikota Langsa Nomor 10/500/2022 tentang peta jalan dan rencana aksi penyelenggaraan pengendalian inflasi daerah kota langsa tahun 2022-2024, terangnya.

Pemerintah Kota Langsa juga mempunyai rencana program digitalisasi masa depan, melalui program Smart City, yang salah satu upaya dan tindak lanjutnya yaitu pembentukan tim TP2DD Kota Langsa.

Beberapa realisasi kegiatan tersebut antara lain adalah Launching Penerapan pembayaran non tunai/digital melalui Quick Response Indonesian Code Standar (QRIS) pada beberapa objek wisata, Implementasi QRIS di RSUD Langsa yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Peluncuran QRIS Masjid, dan puncaknya pelaksanaan Festival Meurah Silu bersama Bank Indonesia.

Lanjutnya, Usman, menyampaikan agar kerja sama antar unsur TPID dan TP2DD dapat terus berlanjut sehingga dampak program yang dilaksanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Langsa.

Baca juga :  Gaya Berpakaian Iskandar Muda

Setelah pelaksanaan HLM TPID dan TP2DD tersebut, segenap unsur Forkopimda termasuk Walikota Langsa dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe didampingi oleh Satgas Pangan juga melakukan Sidak Pasar di Pasar Induk Kota Langsa.

Pada kunjungan sidak tersebut, Walikota dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe mendatangi beberapa pegadang yang menjual komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, daging dan bahan pokok lainnya.

Berdasarkan hasil sidak tersebut, harga beberapa komoditas masih terpantau stabil. Kenaikan harga dinilai relatif wajar seiring dengan siklus tahunan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Sedangkan dari sisi pasokan juga dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Langsa.

Segenap unsur TPID bersama dengan Satgas Pangan akan terus melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi terutama menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Pelaksanana upaya-upaya tersebut berdasarkan framework K4 yaitu Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusu, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif.[Ril]

Komentar Facebook

Berita terkait