Wartawan Aceh Lumpuh Setelah Vaksin, 22 Hari Jalani Perawatan di rumah Sakit

 Wartawan Aceh Lumpuh Setelah Vaksin, 22 Hari Jalani Perawatan di rumah Sakit

Kondisi Fathayatul Ahmad terbaring saat ditemui dikediaman abang kandungnya di Banda Aceh, Kamis (30/9). Foto | Antero Aceh, Uci Setiawan.

BANDA ACEH – Seorang wartawan yang bertugas di Aceh Selatan bernama Fathayatul Ahmad (29) hingga kini masih terbaring lemah di atas kasur yang terbentang di ruang tamu rumah abang kandungnya di kawasan Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.


Adik Kandung Fathayatul, Husnul Khatimah mengatakan kondisi abangnya hingga kini masih belum mengalami perubahan sehingga dibawa pulang dari RSUZA.

“Karena di rumah sakit tidak ada perubahan jadi dibawa pulang. Dirawat di rumah juga sudah jalan tiga hari,” ucap Husnul saat ditemui anteroaceh.com, Kamis (30/9/2021).


Baca juga :  Polisi Aceh Amankan Lima Pelaku Illegal Logging

Diceritakan Husnul, puncak kedua kaki abangnya mengalami kelumpuhan terjadi pada tanggal 30 Agustus 2021 lalu. Saat itu sebutnya sekitar tanggal 12 Juli 2021 Fathayatul mendapatkan suntikan vaksin dosis pertamanya di Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

Lalu pasca vaksin, dikatakan Husnul abangnya itu sempat berkeringat dingin sampai pada malam harinya mengaku mengalami demam. Karena menganggap hal itu biasa, maka ia mengatasinya dengan meminum paracetamol. Dua minggu kemudian, sebut Husnul, abangnya mulai merasa nyeri di bagian ototnya sampai pada akhirnya ditanggal 30 Agustus ia melemah dan tak dapat lagi menggerakkan kedua kakinya.

Baca juga :  Anak Bunuh Ibu Kandung Di Aceh Utara, Divonis Penjara Seumur Hidup

Setelah 10 hari dirawat di RSUD dr Yuliddin Away Tapaktuan akhirnya dokter merujuk Fatayat ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan sempat menjalani perawatan selama 12 hari lamanya namun tak kunjung ada perubahan.

Baca juga :  7 Drama Korea Yang Bisa Mengusir Rasa Bosan Anda Selama Stay At Home

Saat dicek keseluruhan, kondisi Fatayat dalam keadaan normal dan tidak ada penyakit bawaan. Namun, dokter mengatakan kelumpuhan terjadi akibat gagal vaksin. “Kata dokter, dia mengalami gagal vaksin. Tubuhnya tidak tahan menerima vaksin,” tutur Husnul Khatimah.[Antero Aceh]

Komentar Facebook

Berita terkait