Rahasia di Balik Kemenangan Shesar Hiren Rhustavito

 Rahasia di Balik Kemenangan Shesar Hiren Rhustavito

JAKARTA – Pahlawan kemenangan Indonesia di laga pamungkas Grup A Thomas Cup 2020, Shesar Hiren Rhustavito buka suara.


Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan Taiwan pada laga pamungkas penyisihan Grup A Thomas Cup 2020, Rabu (13/10/2021).

Pertarungan antara Indonesia menghadapi Indonesia yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, memang berjalan sangat alot.


Tim Merah Putih sendiri pada akhirnya berhasil menjadi pemenang dengan skor akhir 3-2.

Meski begitu, kemenangan Indonesia atas Taiwan tidak diraih dengan mudah.

Skuad Merah Putih harus kecolongan di dua partai ganda putra setelah Fajar/Rian dan Ahsan/Daniel menderita kekalahan dari lawan-lawannya.

Tunggal putra ketiga Tanah Air, Shesar Hiren Rhustavito muncul sebagai pahlawan kemenangan Indonesia.

Ini menjadi kali kedua pemain ranking 19 dunia tersebut menjadi penentu kemenangan Indonesia.

Sebelumnya, Shesar juga tampil sebagai pahlawan di laga kontra Thailand.

Pada pertandingan melawan Taiwan sendiri, pemain kelahiran Sukoharjo itu menang usai bermain tiga gim atas Chi Yu Jen, 16-21, 21-19, 21-19.

Shesar Hiren Rhustavito pun bersyukur bisa kembali mempersembahkan kemenangan untuk Indonesia.

Baca juga :  Film  Vanilla Sky , Ketika Wajah Tom Cruise Menjadi Hancur

“Saya bersyukur, Alhamdulillah bisa menang dan membawa Indonesia sebagai juara grup,” ungkap Shesar, dikutip SportFeat dari Antara.

Pria berusia 27 tahun itu juga membocorkan rahasia di balik keberhasilannya mengalahkan Chi Yu Jei.

“Tadi saya main ngotot untuk bisa menang, tak hanya untuk negara, tetapi juga untuk saya sendiri,” ucap Shesar lagi.

“Saya tegang juga. Maklum nasib Indonesia di pundak saya. Saya berjuang all out agar Indonesia menang.

“Saya pun tidak mau kalah begitu saja. Saya fokus ke permainan saya sendiri dan tidak mau mengikuti pola lawan.”

Lebih jauh, Shesar Hiren Rhustavito menyebut keberhasilannya meraih kemenangan atas wakil Taiwan membuat semakin percaya diri.

“Kemenangan ini sangat penting untuk menambah rasa percaya diri. Semoga permainan saya semakin mantap,” tutup jebolan PB Djarum itu.

Di sisi lain, Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky, angkat suara terkait kemenangan Indonesia.

Pria asal Ternate itu mengapresiasi hasil manis yang diraih Mohammad Ahsan dan kolega.

Namun demikian, Rionny mewanti-wanti agar pemain tidak cepat puas karena perjalanan meraih titel Thomas Cup 2020 masih panjang.

Baca juga :  4.000 Pelajar Di Negara Ini Masih Belajar, Meskipun Ditengah Badai Corona

“Selamat kita menang. Yang kemarin kalah, kini malah bisa bermain bagus dan bisa menang,” ujar Rionny.

“Setelah kemenangan ini, mohon dijaga makan dan istirahatnya, juga latihannya agar kita siap untuk bertarung mati-matian di perempat final.”

Ini menjadi kali kedua pemain ranking 19 dunia tersebut menjadi penentu kemenangan Indonesia.

Sebelumnya, Shesar juga tampil sebagai pahlawan di laga kontra Thailand.

Pada pertandingan melawan Taiwan sendiri, pemain kelahiran Sukoharjo itu menang usai bermain tiga gim atas Chi Yu Jen, 16-21, 21-19, 21-19.

Shesar Hiren Rhustavito pun bersyukur bisa kembali mempersembahkan kemenangan untuk Indonesia.

“Saya bersyukur, Alhamdulillah bisa menang dan membawa Indonesia sebagai juara grup,” ungkap Shesar, dikutip SportFeat dari Antara.

Pria berusia 27 tahun itu juga membocorkan rahasia di balik keberhasilannya mengalahkan Chi Yu Jei.

“Tadi saya main ngotot untuk bisa menang, tak hanya untuk negara, tetapi juga untuk saya sendiri,” ucap Shesar lagi.

Baca juga :  Indonesia Diminta Tampung Pengungsi Rohingya

“Saya tegang juga. Maklum nasib Indonesia di pundak saya. Saya berjuang all out agar Indonesia menang.

“Saya pun tidak mau kalah begitu saja. Saya fokus ke permainan saya sendiri dan tidak mau mengikuti pola lawan.”

Lebih jauh, Shesar Hiren Rhustavito menyebut keberhasilannya meraih kemenangan atas wakil Taiwan membuat semakin percaya diri.

“Kemenangan ini sangat penting untuk menambah rasa percaya diri. Semoga permainan saya semakin mantap,” tutup jebolan PB Djarum itu.

Di sisi lain, Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky, angkat suara terkait kemenangan Indonesia.

Pria asal Ternate itu mengapresiasi hasil manis yang diraih Mohammad Ahsan dan kolega.

Namun demikian, Rionny mewanti-wanti agar pemain tidak cepat puas karena perjalanan meraih titel Thomas Cup 2020 masih panjang.

“Selamat kita menang. Yang kemarin kalah, kini malah bisa bermain bagus dan bisa menang,” ujar Rionny.

“Setelah kemenangan ini, mohon dijaga makan dan istirahatnya, juga latihannya agar kita siap untuk bertarung mati-matian di perempat final.”[sportfeat.bolasport.com]

Komentar Facebook

Berita terkait