Warga Aceh Lumpuh Usai Divaksin Covid-19

 Warga Aceh Lumpuh Usai Divaksin Covid-19

Kepala Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue Agusman saat sedang mengunjungi warganya yang lumpuh diduga setelah di vaksin COVID-19, di RSUD Simeulue, Senin (27/09 /2021) ANTARA/Ade Irwansah

SIMEULU – Warga Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, lumpuh setelah mendapatkan suntikan vaksinasi vaksin COVID-19.


Informasi yang dihimpun di Simeulue, Senin, warga lumpuh usai disuntik vaksin COVID-19 bernama Jumisni (35). Ia mengikuti vaksinasi vaksin COVID-19 di Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Jumat (17/9).

“Sehari setelah divaksin, adik saya ini merasa tidak enak badan. Demam, pusing, kemudian badannya terasa kebas. Namun, ia masih berusaha menahannya karena ia pikir itu hanya demam biasa,” kata Ros, kakak Jusmini.


Baca juga :  Artis Cantik Twindy Rarasati Positif Covid-19

Kemudian, lanjut Ros, pada Minggu (26/9), Jusmini tidak bisa lagi menggerakkan kakinya dan ia hanya bisa tertidur di rumahnya. Kemudian, keluarga membawa Jusmini ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue.

Kepala Desa Lataling Agusman mengatakan warganya yang mengikuti vaksinasi tersebut saat membuat buku tabungan dana program keluarga harapan (PKH) di pusat pemerintahan kecamatan.

“Saat mereka membuat tabungan PKH, para penerima terlebih dahulu disuntik vaksin COVID-19,” ujar Agusman.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Simeulue Maulina Sri Rizki mengatakan gejala lumpuh yang dialami pasien Jusmini diduga setelah imunisasi COVID-19 ini dinamakan KIPI.

Baca juga :  Kegigihan PDI-Perjuangan Aceh Serahkan Bantuan Untuk Banjir Bandang

“Kejadian seperti ini kemungkinan terjadi pada pasien setelah imunisasi COVID-19. Namun, setelah dirawat pasien akan kembali lebih baik,” ujar Maulina.

Maulina mengajak masyarakat Simeulue tetap semangat mengikuti vaksinasi Covid-19 karena vaksin ini bisa meningkatkan imunitas manusia terhadap serangan virus corona yang masih mewabah.

Jika mengalami mual, muntah, pusing, setelah menjalani vaksinasi COVID-19 segera melaporkan pada petugas medis di desa maupun petugas vaksinasi di mana pun berada, sehingga kejadian seperti ini tidak kembali terulang.

Baca juga :  Vaksin Ini Berhasil Ciptakan Antibodi Virus Corona

Juru Bicara Satgas COVID-19 Simeulue Farhan mengatakan kejadian dialami Jusmini ini memang ada terjadi pada satu dua pasien setelah vaksinasi vaksin COVID-19.

“Khusus untuk pasien yang bernama Jusmini, kondisinya baru diketahui setelah sembilan hari setelah imunisasi. Saat ini pasien dalam kondisi lebih baik setelah mendapat perawatan medis. Jika diperlukan pasien akan menjalani fisioterapi untuk penyembuhan,” ujar Farhan. [aceh.antaranews.com]

Komentar Facebook

Berita terkait