Wanita Muda yang Diduga Sebagai Pekerja Seks di Aceh Diamankan Polisi Syariah

 Wanita Muda yang Diduga Sebagai Pekerja Seks di Aceh Diamankan Polisi Syariah

Empat wanita muda yang diduga sebagai pekerja seks komersial, diamankan oleh personel Satpol PP dan Waliyatuh Hisbah (WH) / Polisi Syariah Kabupaten Aceh Barat | Foto Istimewa

BANDA ACEH – Sebanyak empat wanita muda yang diduga sebagai pekerja seks komersial, diamankan oleh personel Satpol PP dan Waliyatuh Hisbah (WH) / Polisi Syariah Kabupaten Aceh Barat.

Bahkan seorang pria yang diduga berperan sebagai mucikari juga ikut diamankan, saat diamankan kelimanya berada di salah satu penginapan yang terletak di jalan Gajah Mada, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Baca juga :  Plt Gubernur Dukung Program Bank Internasional di Aceh

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, Dodi Bima Saputra mengatakan, mereka diamankan pada Minggu, 12 September 2021, saat dini hari. Pria yang diduga sebagai mucikari berinisial AS, 25 tahun.

Begitu juga dengan perempuan muda yang diamankan itu berinisial A, 24 tahun, YM, 22 tahun, JN, 32 tahun dan M, 30, tahun. Saat petugas melakukan penindakan, maka sempat terjadi cek cok dengan resepsionis.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe Koordinasi Dengan MPU Tentang Penanganan Covid-19

“Meskipun dterjadi cek cok, personel kami berhasil mengamankan dua perempuan yang berinisial M dan YM, serta AS, tak lama kemudian petugas juga berhasil mengamankan dua perempuan lainnya yang berinisial A dan JN,” ujar Dodi, Senin, 13 September 2021.

Dodi menambahkan, pihakya memang sudah memantau jauh-jauh hari dan bekerjasama dengan masyarakat setempat, sehingga langsung dilakukan penggerebekan. Namun dalam penggerebekkan itu, beberapa pria yang menjadi pelanggan wanita itu berhasil melarikan diri.

Baca juga :  HRD: Talenta Santri Butuh Dukungan Pemerintah

Berdasarkan pengakuan dari perempuan itu, mereka memang telah membuat janji dengan AS yang diduga berperan sebagai mucikari di penginapan tersebut.

“Saat ini AS masih kita periksa,” tutur Dodi.

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+