Polda Sumut Ungkap Kasus Perampokkan Toko Mas Pasar Simpang Limun

 Polda Sumut Ungkap Kasus Perampokkan Toko Mas Pasar Simpang Limun

MEDAN – Tiga orang pelaku perampokan pengguna senjata api (senpi), sudah terlebih dahulu melakukan observasi terhadap dua toko emas di Pasar Simpang Limun Medan, Sumatera Utara (Sumut). Hingga pada akhirnya, Toko Mas Masrul dan Toko Mas Aulia Chan dijadikan target perampokan.


“Sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Rabu siang, 25 Agustus 2021, pelaku telah terlebih dahulu melakukan observasi di pasar itu,” kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Inspektur Jenderal Polisi Panca Putra Simanjuntak saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di halaman Markas Polda Sumut, Rabu 15 September 2021.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe Ajak Masyarakat Untuk cegah Tuberkulosis

Di sini terungkap tugas pelaku Paul, Farel, dan Prayogi, kata Simanjuntak, datang ke Pasar Simpang Limun untuk melihat dan menentukan toko emas yang akan menjadi sasaran.


“Setelah itu, tiga orang pelaku ini kembali dan melaporkan hasil observasinya kepada Hendrik yang menjadi dalang atau otak aksi perampokan tersebut,” ujar Simanjuntak yang didampingi Pangdam, Direktur Reskrimum Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kapolrestabes Kombes Riko Sunarko, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Baca juga :  Tiga Siswi Nyaris Dijual ke Pria Hidung Belang di Medan

Usai melakukan observasi, ujar Simanjuntak, direncanakan aksi perampokan terhadap toko emas pada esok harinya atau Kamis siang, 26 Agustus 2021.
“Sebelum melakukan aksi kejahatannya, bahwa aksi itu sudah terencana dengan baik, dan ini sesuai dengan fakta yang ditemukan dan hasil penyelidikan,” kata Simanjuntak.

Sebelumnya, dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, dirampok oleh empat pria bersenjata api, Kamis siang, 26 Agustus 2021.

Baca juga :  Polisi Tangkap 3 Pelajar Lakukan Aksi Jambret di Lhokseumawe

Usai menggasak emas di Toko Aulia Chan, pelaku selanjutnya beraksi di Toko Mas Masrul yang berada di sebelah Toko Mas Aulia Chan. Kemudian para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Di dalam rekaman CCTV, terlihat ada pelaku yang membawa senjata api laras panjang, dan ada yang membawa tas diduga berisi emas hasil rampokan.[Kureta]

Komentar Facebook

Berita terkait