Orang Tua Siswi SMK di Aceh yang Tumbang Usai Vaksin Akan Lapor Polisi

 Orang Tua Siswi SMK  di Aceh yang Tumbang Usai Vaksin Akan Lapor Polisi

Kana Darasa Nazwa, Salah seorang siswa SMK Negeri I Lhokseumawe, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bunga Melati | Foto: Istimewa

LHOKSEUMAWE – Seorang siswi SMK Negeri I Lhokseumawe, Kana Darasa Nazwa, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bunga Melati, di kota tersebut, setelah usai dilakukan vaksin. Ia mengalami mual-mual, kondisi lemas, sesak nafas dan kaku.


Siswi tersebut merupakan warga Desa Blang Weu Panjo, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dan hingga saat sekarang ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunga Melati, Kota Lhokseumawe.

Aji Usman merupakan ayah kandungnya mengatakan, ia akan segera melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian, dengan tujuan agar hal yang serupa tidak lagi terjadi pada orang lain dan bisa menjadi pelajaran.


Baca juga :  Banda Aceh Zona Merah

“Dalam waktu dekat ini akan segera saya laporkan, bisa saja nantinya akan saya laporkan ke Polres Lhokseumawe atau ke Polda Aceh,” ujar Aji Usman, Jumat, 24 September 2021.

Aji Usman menambahkan, kondisi putrinya itu sudah sedikit membaik, namun masih belum sanggup untuk berjalan lama, karena memang masih lemas, bahkan gejala mual-mualnya juga sudah mulai hilang.

Baca juga :  Kronologi Bu Camat di Aceh Diduga Selingkuh dengan Pejabat Sumut

“Kondisinya sudah mulai ada perkembangan, untuk ke kamar mandi sudah sanggup jalan sendiri dan tidak lagi perlu dipegang. Tapi kalau untuk jalan lama belum sanggup,” tutur Aji Usman.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, usai dilakukan suntik vaksin, seorang siswa SMK Negeri I Lhokseumawe, Kana Darasa Nazwa mengalami mual-mual, kondisi lemas dan tubuhnya kaku, sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi pada pada 21 September 2021, ketika tiba di rumah, orang tuanya melihat kalau kondisi Kana Darasa Nazwa sangat lemas, sesak nafas, mual-mual dan tubuhnya kaku, bahkan ketika diajakan berbicara tidak merespon.

Baca juga :  1,2 juta Vaksin Covid-19 Mendarat Di Indonesia

Orang tua siswi tersebut, Aji Usman menyebutkan kalau anaknya itu disuntik vaksin tanpa ada persetujuan dari dirinya, sementara ia telah melaporkan kalau anaknya itu memiliki riwayat penyakit sesak nafas.

Kepala Sekolah SMK 1 Lhokseumawe, Irwan Spd,mengatakan, kalau dirinya baru mengetahui peristiwa itu pada Selasa, 22 September 2021, malam, diberitahukan oleh petugas kesehatan.

Komentar Facebook

Berita terkait