Dilaporkan ke Polisi Karena Dianggap Menghina Islam, Pria di Sulbar Ini Mengaku Tidak Takut

 Dilaporkan ke Polisi Karena Dianggap Menghina Islam, Pria di Sulbar Ini Mengaku Tidak Takut

Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI), Darmansyah | Foto Kureta.id

MAJENE – Dilaporkan ke polisi karena dianggap menghina Islam dalam komentarnya di media sosial Facebook beberapa waktu lalu, Darmansyah mengaku sama sekali tidak merasa takut.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada orang yang melaporkan saya,” kata Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) Sulawesi Barat (Sulbar), Darmansyah, Jumat, 10 September 2021.

Darmansyah menganggap, dirinya dilaporkan ke polisi karena pernyataannya di media sosial yang dianggap menghina umat muslim adalah ajang silaturahmi untuk memperdebatkan ilmu pengetahuan.


Baca juga :  Lagi, Millen Cyrus Ditangkap Polisi Karena Tersandung Narkoba

“Mudah-mudahan kasus ini sampai di pengadilan. nanti saya berdebat di pengadilan,” katanya.

Namun, kata Darmansyah, jika pihak kepolisian tidak melanjutkan kasus yang menyeret namanya itu ke pengadilan karena dianggap laporannya tidak memenuhi syarat, dirinya akan mengundang Dengan hormat para pelapor untuk berdebat.

“Saya pribadi bersama dengan lembaga MSI akan mengundang dengan hormat si pelapor itu untuk melakukan debat terbuka terhadap pernyataan yang saya tulis di media sosial,” kata Mantan Ketua DPRD Kabupaten Majene itu.

Baca juga :  Wanita Pelakor di Sulbar Dikeroyok

Lanjut Darmansyah menjelaskan, ketika dirinya dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan di penjara, dirinya akan tetap melakukan debat terbuka dengan para pelapornya.

Baca juga: Anies Tak Ngotot Nyapres Tapi Selalu Siap Jika Rakyat Menginginkan

Baca juga :  Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Lhokseumawe Meningkat

“Saya akan buka forum debat di depan umum untuk menjelaskan apa maksud pernyataan saya karena mungkin para pelapor saya nggak tahu itu isi kepala saya,” katanya.

Ia juga mengaku, tidak paham dengan motif para pelapor melaporkan dirinya ke polisi.

“Jadi, saya sedikitpun tidak ada rasa takut ketika dilaporkan,” kata Darmansyah.[Kureta]

Komentar Facebook

Berita terkait