BPKP: Isentif Nakes Aceh Berpotensi Terjadi Penyelewengan

 BPKP: Isentif Nakes Aceh Berpotensi Terjadi Penyelewengan

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, Indra Khaira Jaya | Foto: Serambi Indonesia

BANDA ACEH – Isentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Aceh, berpotensi terjadi penyelewengan dan semua pihak diharapkan harus mampu melakukan pengawasan.


Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, Indra Khaira Jaya mengatakan, potensi-potensi terjadinya penyelewangan pasti ada, baik dalam resiko salah perhitungan, salah menggunakan rumus dan juga resiko dari orang-orang yang mempunyai itikat lain.

Baca juga :  Warga Aceh Bakar Dirinya Sendiri

“Kalau sudah berbicara persoalan uang pasti ada resiko-resikonya, kalau masalah uang semua orang mempunyai kepentingan, itu selalu ada dan kita harus berusaha bersama-sama menyadarkan, mencegah suapaya jangan sampai ada yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ujar Indra, Selasa, 7 September 2021.


Baca juga :  Ibu di Aceh Gorok Bayinya Hingga Tewas Karena Sering Sakit

Indra menambahkan,  sebuah aktivitas yang baru dan tergesa-gesa, biasanya akan menjadi peluang bagi orang-orang yang punya niat bertentangan dari ketentuan, atau yang bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Baca juga :  Link Live Streaming Gratis Juventus Vs Chelsea

Pihaknya juga ada menemukan dugaan penyelewengan dana isentif untuk tenaga kesehatan ketika saat melakukan audit, sehingga ada beberapa yang harus diperbaiki dan dilengkapi data-datanya.

“Namanya audit selalu ada yang menghasilkan yang positif dan negatif, yang namanya temuan pasti ada,” tutur Indra.



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait