Ada 880 Janda Baru di Aceh Utara

 Ada 880 Janda Baru di Aceh Utara

Ilustrasi

ACEH UTARA – Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara merilis laporan, terhitung sejak bulan Januari hingga Agustus 2021, angka perceraian yang telah diputuskan sebanyak 880 perkara.


Panitera Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon, Drs. Mawardi mengatakan, penyebab terjadinya perceraian tersebut, disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perselisihan, pertengkaran dan juga faktor ekonomi, serta ada juga beberapa faktor lainnya.

Baca juga :  Tidak Pakai Masker, Seratus Warga Lhokseumawe Disuruh Cabut Rumput

“Untuk tahun 2020 lalu, maka ada 1.264 perkara,” ujar Mawardi, Jumat, 3 September 2021.


Mawardi menambahkan, untuk Januari hingga Agustus 2021, maka jumlah perkara yang sudah masuk mencapai 1.011 perkara, dan diputuskan baru hanya 880 perkara. Apabila dirincikan, maka cerai talak ada 107 perkara dan cerai gugat 373 perkara.

Baca juga :  Puluhan Warga Aceh Disuruh Bersihkan Sampah Karena Tidak Pakai Masker

Secara umum yang melakukan gugatan cerai tersebut merupakan masih muda dan usia pernikahannya juga masih belum lama da nada juga beberapa diantaranya merupakan pasangan yang telah lama menikah.

Baca juga :  Pembangunan Jalan 213 Kilometer Oleh Pertamina Masih Dikenang Warga Aceh

“Maka pentingnya penguatan pendidikan di dalam berumah tangga, sehingga bisa menekan angka perceraian,” tutur Mawardi.| Agam |



Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari Samudrapost.com. Ayo bergabung di Grup Telegram "Samudra Post", caranya klik link https://t.me/samudrapost, kemudian join. Install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel, dan nikmati berbagai kemudahannya !


Facebook Comment

Berita terkait