Kasus Ibu Bunuh Bayi yang Mengemparkan Aceh, Ada yang Dikubur Hidup-Hidup

 Kasus Ibu Bunuh Bayi yang Mengemparkan Aceh, Ada yang Dikubur Hidup-Hidup

Samudrapost – Pada tahun 2020 dan tahun 2021, Provinsi Aceh pernah digemparkan dengan kasus ibu bunuh bayinya sendiri. Pembunuhan itu dilakukan oleh berbagai faktor dan tentunya pihak kepolisian langsung merespon cepat dan berhasil mengungkap kasus itu.

Berikut beberapa kasus ibu bunuh bayi di Aceh yang telah dirangkum oleh Samudrapost

  1. Bayi Dikubur Hidup-Hidup di Tahun 2020

Pada tahun 2020 lalu, sejumlah jagat media sosial di Aceh dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang bayi yang telah dikubu hidup-hidup. Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu berada di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Bayi tersebut dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri yang berusia 35 tahun, kala itu terjadi pada Senin, 31 Agustus 2020 dan pertama sekali diketahui adalah seorang anak yang berusia 10 tahun,

Ibu bayi tersebut yang berinisial SA telah ditetapkan dan terpaksa mendekam di penjara. Ia membunuh bayinya itu denga cara mengubur hidup-hidup, yang lokasi kejadiannya berada di belakang kediamannya.

Baca juga :  Max Verstappen dan Lewis Hamilton Alami Kecelakaan di Sirkuit Silverstone

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, maka diketahui kalau bayi itu merupakan sebagai hasil hubungan gelap antara SA dan seorang pria yang telah memiliki istri berinisial SP.

Namun akibat takut ketahuan tetangga dan warga lainnya karena SA melahirkan anak tanpa suami, sehingga dirinya nekat untuk melakukan hal dilarang oleh agama, yaitu dengan mengubur hidup-hidup bayinya, padahal bayi itu baru saja dilahirkan selama 5 jam.

Sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat dalam konferensi persnya mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya telah menetapkan ibu kandung korban sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan itu.

Motif dari perbutan tersebut, karena ibu kandung korban sudah lama menyandang status janda, sehingga ia takut diketahui oleh orang lain, karena telah melahirkan bayi tanpa suami, serta dari hasil hubungan gelap dengan pria yang telah memiliki istri.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe Koordinasi Dengan MPU Tentang Penanganan Covid-19

Sehingga tidak lama setelah peristiwa itu terjadi, pihak kepolisian langsung menangkap tersangka dikediamannya. Tersangka melahirkan sekitar pukul 10.00 WIB dan tanpa ada pertolongan bidan.

  1. Digorok Hingga Tewas di Tahun 2021

Seorang bayi yang masih berusia 6 bulan tewas digorok oleh ibu kandungnya sendiri, berinisial SW yang masih berusia 19 tahun di Kota Subulussalam, Aceh. Ibu kandung bayi malang itu, diduga mengalami stress.

Sebagaimana dikutip dari Merdeka.com, Kasat Reskrim Polres Subulussalam, Ipda Deno Wahyudi mengatakan, berdasarkan pengakuan ibu muda itu, ia membunuh bayinya karena telah lelah merawat.

Apalagi dirinya sering terjadi pertengkaran dengan suaminya uang berinsial SM, berusia 22 tahun. Sehingga ibu muda itu melampiaskan kekesalannya kepada bayi tanpa dosa itu, apalagi bayi itu sering sakit dan suka menangis.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe: Masih Ada 71 Warga yang Terpapar Covid-19

Pada awalnya ibu kandung bayi malang itu sempat mengelak dan mengatakan kalau bayinya itu digorok oleh sosok yang berbaju hitam, kemudian lari ke belakang rumah, ketika dirinya sedang berada di kamar mandi.

Ketika ditelusuri lebih jauh, maka pengakuannya itu tidak logis, karena sisa darah ditemukan di kamar mandi, bahkan untuk di arah belakang tidak ada ditemukan tetesan darah.

Tanpa menunggu lama, kemudian pihak kepolisian langsung meminta keterangan SW yang merupakan sebagai ibu dari bayi malang itu dan dirinya mengaku kalau telah membunuh bayi tanpa dosa tersebut, dengan menggunakan pisau karter untuk mengorok lehernya.

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+