Tiada Kesehatan Tanpa Kesehatan Jiwa

 Tiada Kesehatan Tanpa Kesehatan Jiwa

Lhokseumawe – Kesehatan jiwa masih menjadi tantangan yang sangat berat, karena memiliki perspektif yang berbeda-beda terutama dalam konteks kesehatan. Kesehatan didefinisikan sebagai keadaan yang sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial.


Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr. Elizar mengatakan, tiada kesehatan tanpa kesehatan jiwa sangat tepat, diakibatkan gangguan jiwa muncul akibat kegagalan mengelola stres.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe Ajak Warga Kenali Gejala TBC

“Stres bersumber pada masalah personal  atau professional, sehingga kondisi fisik yang baik, mental dan pola hidup sehat akan berdampak pada tingginya derajat kesehatan,” ujar Elizar, Selasa (27/7/2021).


Said menambahkan, terjadinya masalah kesehatan jiwa berdampak negatif pada produktivitas. Masalah kesehatan jiwa yang banyak ditemui pada pekerja adalah depresi dan kecemasan berlebihan yang berakibat pekerja sulit berkonsentrasi, mudah gelisah dan cepat lelah.

Baca juga :  Dinkes Lhokseumawe Minta Masyarakat Jaga Kesehatan Sebelum Jadi Lansia

Kesehatan jiwa masih dipandang sebelah mata, apalagi masyarakat masih menganggap masalah kesehatan jiwa ini bukan sebagai penyakit. Padahal, kesehatan jiwa sama halnya dengan kesehatan fisik.

“Jika tidak ditangani, sekecil apapun gangguan kejiwaan dapat mengancam kehidupan seseorang,” tutur Elizar.

Tambahnya, hasil Riskesdas tahun 2018, menunjukkan prevalensi rumah tangga dengan anggota yang menderita skizofrenia/psikosis sebesar 7/1000 dengan cakupan pengobatan 84,9 persen. Sementara itu prevalensi gangguan mental emosional pada remaja berumur >15 tahun sebesar 9,8 persen. Angka jni meningkat dibandingkan tahun 2013 yaitu sebesar 6%.

Baca juga :  Kalangan Usia Produktif Lhokseumawe Diimbau Antisipasi PTM

“Permasalahan terkait kesehatan jiwa perlu mendapatkan perhatian khusus untuk dicegah dan dikendalikan melalui upaya promotif, preventif,” kata Elizar.[Adv]

Komentar Facebook

Berita terkait