Ini Jumlah Gas Aceh yang Dikirim ke Jepang, Korea dan Amerika Serikat

 Ini Jumlah Gas Aceh yang Dikirim ke Jepang, Korea dan Amerika Serikat

Presiden Suharto saat meresmikan Kilang Pencairan Gas Alam Arun, pada September 1978, didampingi oleh Gubernur Aceh pada masa itu Prof. Dr. Madjid Ibrahim.

Pada Agustus 1968, Pertamina telah melakukan kontrak kerjasama dengan Mobil Oil Inc. Untuk melakukan ekplorasi dan eksploitasi minyak di daerah Pase, Aceh Utara. Ekplorasi itu tentunya membuahkan hasil.


Dengan penemuan gas alam yang cukup besar jumlahnya mencapai 17, 1 triliyun kaki kubik. Sebuah perusahaan PT Arun NGL yang merupakan patungan dari Pertamina, Mobil Oil dan JILCO, didirikan untuk mengelola gas alam yang terkandung di perut bumi Aceh Utara.

Baca juga :  Positif Corona di Aceh Bertambah

PT Arun NGL Co mengoperasikan kilang gas ama di Blang Panyang. Tiga buah train pengolah gas alam diresmikan oleh Presiden Suharto pada tanggal 19 September 1978. Pengapalan produksi pertama berupa kondesat, dengan negara tujuan Jepang dimulai tanggal 14 Oktober 1977.


Sementara pengapalan LNG perdana dengan negara tujuan Jepang, dimulai pada 4 Oktober 1978. Menjelang 10 tahun kemudian, tepatnya 2 Agustus 1988, PT Arun NGL Co, melakukan pengiriman LPG perdana ke Jepang.

Baca juga :  Wanita Muda yang Diduga Sebagai Pekerja Seks di Aceh Diamankan Polisi Syariah

Dengan demikian hingga 1 Juli 1997, PT Arun NGL Co telah mengapalkan 2938 LNG dan 329 LPG, ke Jepang, Korea dan Amerika Serikat. Pengingkatan pengolahan dan eksploitasi gas alam tersebut, tentulah erat kaitannya dengan kebutuhan devisa.

Baca juga :  Usai Gugat Cerai Karena Perselingkuhan Dengan Nissa Sabyan, Ririe Fairus Tinggalkan Rumah

Train pengolah gas alam yang berjumlah tiga unit, ditingkatkan menjadi enam unit dan semuanya selesai pada tanggal 6 Oktober 1986. Dengan demikian dari total 7,7 juta ton ekspor LNG setiap tahun, PT Arun NGL Co, mengekspor 4,4 juta ton sejak tahun 1978.

Penulis: Muhammad

Komentar Facebook

Berita terkait