Begini 5 Cara Mengembangkan Usaha di Tengah Krisis

 Begini 5 Cara Mengembangkan Usaha di Tengah Krisis

Foto | unsplash.com

Wabah pandemi Covid-19 masih menjadi momok yang menakutkan di tengah masyarakat. Karena kondisi yang masih belum stabil, himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk melakukan social distancing pun masih tetap berlaku. Tentu saja ini berimbas pada banyak sektor usaha yang mengalami gulung tikar.

Himbauan untuk menjaga jarak sosial dan menghindari kerumunan ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap roda perekonomian. Fenomena seperti dibatasinya pasar dan pusat perbelanjaan untuk beroperasi membuat permintaan konsumen menjadi menurun. Kondisi ini tentu saja membuat banyak pelaku bisnis yang tidak dapat beroperasi seperti sebelumnya.

Dalam situasi ini, sangat penting bagi pelaku usaha untuk memutar otak. Serta mencari cara untuk menjaga agar usaha mereka dapat tetap stabil di kondisi apapun. Menjaga usaha di tengah krisis agar tetap stabil tentunya tidak mudah. Namun, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut ini

  1. Cerdas Membidik Peluang

Tips menjaga usaha di tengah krisis agar tetap stabil yang pertama adalah dengan cerdas membidik peluang. Saat usaha yang Anda geluti mengalami penurunan permintaan. Itu artinya bisnis tersebut sudah tidak relevan dengan permintaan pasar saat itu.

Baca juga :  Biaya Pengembangan Blok Lhokseumawe Capai Rp 1,2 Triliun

Oleh karenanya, jangan menutup peluang untuk berinovasi dan melakukan hal-hal yang baru. Misalnya jika Anda seorang pengusaha kuliner dan mengalami penurunan konsumen karena efek pandemi. Maka Anda perlu melihat apa sebenarnya pokok permasalahannya.

Kemudian bagaimana menciptakan solusi yang praktis dan menguntungkan. Apakah hal tersebut dipicu karena konsumen khawatir untuk pergi keluar rumah, atau karena khawatir dengan kebersihan tempat dan peralatan makan di restoran tersebut.

Maka, solusinya adalah dengan memberikan layanan pesan antar. Anda perlu mempertimbangkan dengan seksama bagaimana sistem pemasaran, pengemasan dan juga pengantaran makanan tersebut.

Agar dapat diterima oleh konsumen dalam keadaan baik dan memuaskan. Bukan mustahil justru kondisi seperti ini bisa menjadi peluang baik untuk Anda melebarkan sayap dengan cara memenuhi kebutuhan konsumen saat ini.

  1. Mengikuti Trend Belanja Konsumen

Pada dasarnya, bisnis dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Oleh sebab itu sudah selayaknya pelaku usaha dapat mengikuti trend belanja yang sedang banyak diminati. Misalnya karena di tengah pandemi banyak orang yang lebih senang berbelanja dari rumah.

Anda dapat mengimbangi fenomena tersebut dengan berjualan barang melalui media online. Misalnya melalui media sosial ataupun matketplace. Pelajari dimana market Anda berkumpul dan berikan solusi atas kebutuhan atau masalah dari target market.

  1. Menerapkan Strategi Marketing

Strategi marketing yang baik sangat penting untuk mempertahankan kestabilan bisnis. Untuk mempertahankan usaha ditengah krisis. Perlu dilakukan tindakan yang maksimal. Misalnya dengan menambah gencar promosi, memberikan diskon dan penawaran khusus, mempermudah pelanggan dengan layanan pesan antar dan lain sebagainya.

  1. Meninjau Ulang Pencapaian Usaha

Setelah semua usaha dilakukan, tidak ada salahnya untuk meninjau ulang pencapaian yang telah didapat. Apakah dengan segala upaya tersebut Anda telah berhasil mendapatkan hasil yang maksimal ataukah belum.

Baca juga :  Sidom Peng, Serahkan Bantuan Bagi 100 Wanita Rawan Sosial Ekonomi

Dengan melakukan evaluasi, maka dapat disimpulkan apakah metode peralihan yang dilakukan sudah memberikan hasil maksimal atau belum. Dari sinilah bahkan titik mana saja yang perlu dibenahi akan lebih mudah Anda gali.

  1. Mempersiapkan Kembali Sumber Daya Beserta Fasilitasnya

Semenjak masa pandemi, mungkin banyak pengorbanan yang dilakukan untuk menjaga roda perekonomian agar tetap stabil. Misalnya dengan melakukan pengurangan karyawan, pemangkasan biaya operasional, dan lain sebagainya.

Baca juga :  4.557 Dipasang Jaringan Gas Rumah Tangga di Aceh Utara

Setelah usaha Anda kembali stabil, tidak ada salahnya untuk kembali mempersiapkan sumber daya beserta fasilitasnya. Strategi-strategi baru perlu dipersiapkan, demikian juga dengan fasilitas dan sumber daya manusianya.

  1. Susun Rencana untuk Beberapa Bulan ke Depan

Cara membuat usaha di tengah krisis tetap bertahan yang selanjutnya adalah melakukan penyusunan rencana jangka panjang. Misalnya melakukan perencanaan operasional bisnis untuk beberapa bulan kedepan. Diantaranya seperti melakukan persiapan dari segi operasional, biaya, stok, proyeksi keuntungan, prediksi masalah dan lain sebagainya.

Menganalisis bisnis serta mempersiapkannya dengan matang dapat membuat usaha Anda dapat mencapai titik stabil. Sehingga kedepannya tidak ditemukan goncangan yang berarti karena persiapannya sudah maksimal.

Pandemi Covid-19 mungkin memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap semua sektor bisnis. Oleh sebab itu, sangat penting bagi para pelaku usaha untuk menemukan cara tentang bagaimana bisa survive di kondisi apapun.

Mempertahankan usaha di tengah krisis mungkin cukup berat, namun hal tersebut tidak mustahil untuk dilakukan. Beberapa tips yang kami ulas diatas semoga dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk Anda.

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+