Usai Divaksin, Tenaga Kesehatan Di Aceh Harus Dirawat Dirumah Sakit

 Usai Divaksin, Tenaga Kesehatan Di Aceh Harus Dirawat Dirumah Sakit

Ilustrasi | Sumber Foto” tirto.id

Samudrapost | Aceh Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Utara, Dr A Murtala dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Utara Amir Syarifuddin SKM, Senin (15/2/2021) malam, membesuk empat tenaga kesehatan (nakes) yang dirawat di RSU Cut Meutia, Aceh Utara.

Tujuannya untuk memastikan kondisi mereka dan sebagai bentuk perhatian pimpinan kepada petugas yang sedang mengalami sakit setelah melaksanakan tugasnya.

Saat menjenguk keempat nakes tersebut, Sekda dan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara didampingi Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin SKM.

Baca juga :  Akedemisi Di Aceh Terinfeksi Covid-19

Keempat nakes itu dilarikan ke RSU Cut Meutia Aceh Utara pada Senin (15/2/2021) sore, karena mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah mendapat suntikan Vaksin Sinovac di tempat mereka bekerja.

Mereka adalah, Melisa Anggraini (34), asal Kecamatan Samudera yang bertugas di Puskesmas Meurah Mulia.

Kemudian, Murniati (40), asal Meunasah Alue, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe yang bertugas di Puskesmas Syamtalira Bayu.

Selanjutnya, Widiya Riyani (36), asal Peureumpok, Kecamatan Syamtalira Aron yang bertugas di Puskesmas Syamtalira Aron.

Baca juga :  Dari Pejabat Hingga Wartawan Terpapar Covid-19 Di Bireuen

Terakhir adalah Mutmainnah (45), asal Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe yang bertugas di Puskesmas Syamtalira Aron.

Mereka dibawa ke RSU Cut Meutia dalam waktu yang hampir bersamaan setelah mengalami pusing-pusing, mual dan muntah-muntah, setelah divaksin.

Begitu tiba di rumah sakit pelat merah tersebut, keempatnya langsung mendapat penanganan awal dari dokter piket di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), RSU Cut Meutia Aceh Utara.

Baca juga :  Cerita Wakil Bupati Aceh Tengah, Merasa Tidak Dihargai Dan Tidak Pernah Dilibatkan Dalam Pembahasan Anggaran

“Saya sudah berada di RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk menjenguk petugas saya, dan ada Pak Sekda juga menjenguknya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin SKM kepada Serambinews.com, Senin (15/2/2021).

Menurut Amir, mereka yang dirawat setelah divaksin Covid-19 tersebut memiliki penyakit penyerta lainnya.

Namun, demikian, dirinya akan memastikan dulu terhadap kondisi tenaga kesehatan tersebut. “Saya bersama Pak Sekda sedang menjenguknya,” pungkas Amir Syarifuddin.[serambinews.com]

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+