Seberapa Potensial Bisnis Properti ke Depannya?

 Seberapa Potensial Bisnis Properti ke Depannya?

Foto | unsplash.com

Samudrapost.com – Bisnis properti merupakan salah satu cabang usaha yang memiliki keuntungan jangka panjang. Tidak hanya menjanjikan nilai investasi yang tinggi, jenis bisnis ini juga bisa membuat Anda berpeluang untuk mendapatkan income yang berkesinambungan. Dan tentu saja jika diukur dari segi keuntungan juga sangat menggiurkan.


Ada banyak sekali keuntungan yang didapatkan oleh pelaku usaha di bidang properti. Seperti mendapatkan pasif income, mendapatkan laba yang besar, hingga nilai investasi yang semakin bertambah dari waktu ke waktu.

Meskipun sempat lesu ditahun 2020 akibat adanya pandemi Covid-19. Namun tidak demikian dengan era new normal ini. Karena di era kenormalan baru, bisnis properti mendapatkan kenaikan yang cukup siginifikan, yakni diprediksi mengalami kenaikan sebanyak 20-30%.


Beberapa faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan industri properti sangat bervariatif. Di antaranya diterapkannya undang-undang cipta kerja. Yang mana hal tersebut diharapkan akan mampu memangkas perizinan serta kepastian pengadaan lahan.

Selain itu, datangnya para investor global yang menjamin adanya permodalan. Serta menawarkan kerjasama dengan pebisnis lokal juga sangat berpengaruh. Apalagi ditambah dengan adanya dukungan dari pihak perbankan.

Baca juga :  Diramalkan Cepat Rebound, Begini Analisa Prospek Bisnis Properti Pasca Pandemi

Seperti dengan adanya kebijakan baru tentang Kredit Kepemilikan Rumah, serta Kredit Kepemilikan Apartemen (KPR/KPA). Maka kondisi tersebut menjadi angin segar bagi perbankan maupun industri properti.

Karena pembeli properti dengan tingkat menengah dan ke bawah rata-rata menggunakan sistem tersebut. Ketiga poin diatas disinyalir akan menjadi faktor yang sangat baik bagi pertumbuhan bisnis properti dalam 8-10 tahun ke depan.

Seberapa Potensial Bisnis Properti ke Depannya?

Meskipun sempat tertekan dan lesu akibat dampak Covid-19. Namun perlambatan ekonomi tersebut sebenarnya tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Baik dari pihak buyer maupun developer.

Buyer atau pembeli tidak serta merta kehilangan minat untuk membeli ataupun berinvestasi di bidang properti. Demikian pula dengan pihak developer. Mereka bukannya tidak memiliki modal atau bermaksud memindahkan investasi ke sektor lain.

Yang dilakukan oleh kedua belah pihak hanyalah menunggu. Menunggu waktu yang tepat dan aman untuk kembali mencari peluang. Agar sektor properti dapat kembali bangkit setelah pandemi berakhir. Untuk dapat kembali bangkit, tentunya dibutuhkan strategi yang matang. Apa saja yang perlu dilakukan untuk memulai atau mempertahankan bisnis properti pasca pandemi?

  1. Mencari Calon Penjual dan Pembeli di Lingkungan Terdekat
Baca juga :  Ini Dia 7 Ide Bisnis Modal Kecil yang Tahan Banting di Masa Krisis

Apakah Anda merupakan seorang pemula di bidang properti? Jika demikian, maka usaha yang dilakukan perlu lebih keras dibandingkan dengan mereka yang sudah profesional dengan usaha tersebut.

Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh seorang pemula antara lain mencari koneksi sebanyak-banyaknya. Lingkungan pertemanan merupakan prospek yang bagus untuk mencari listing. Anda dapat memanfaatkan hal tersebut untuk mencari calon penjual atau pembeli yang mau bekerjasama kedepannya.

  1. Melihat Iklan Properti Milik Orang Lain

Sebagai pemula, Anda juga harus rajin melihat iklan properti milik orang lain. Baik melalui media cetak ataupun online, biasanya banyak ditemukan iklan properti. Dengan melihat iklan, Anda dapat menganalisa banyak hal. Antara lain melihat seberapa potensial sebuah daerah untuk pemasaran properti, atau berapa harga pasar sebuah bangunan dan tanah di daerah tertentu. Dengan demikian, Anda tidak akan salah dalam memberikan informasi kepada vendor.

  1. Rajin Memasarkan Listing
Baca juga :  Inilah 6 Referensi Pekerjaan untuk Sarjana Ekonomi

Setelah mendapatkan listing, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memasarkannya. Pemasarannya sendiri dapat melalui berbagai media. Baik melalui media cetak, portal berita online, atau bahkan sosial media.

  1. Membuat Target yang Realistis

Untuk kesuksesan di dunia bisnis, tentunya Anda membutuhkan target. Dengan target, tentunya Anda akan lebih bersemangat dan memiliki arah tujuan. Meskipun demikian, target yang dibuat harusnya tetap realistis. Sehingga ketika menjalankannya tidak akan membuat Anda menjadi tertekan bahkan stress.

  1. Mencari Partner yang Tepat

Partner merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis. Partner bisnis properti bisa beraneka ragam, mulai dari perantara, broker, maupun developer. Membangun kerjasama dengan partner yang tepat akan berpengaruh besar terhadap kemajuan usaha Anda.

Menjalankan usaha di bidang properti bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Dengan bidikan yang tepat, tentunya bukan hal yang sulit bagi industri properti untuk kembali bangkit dari keterpurukan. Sudah saatnya industri properti beradaptasi dengan hal baru. Baik saat pandemi masih berlangsung hingga nantinya tercipta kenormalan baru.

Komentar Facebook

Berita terkait