Mengungguli Android, Kini Ponsel Huawei yang Baru Punya Harmony OS April Mendatang

 Mengungguli Android, Kini Ponsel Huawei yang Baru Punya Harmony OS April Mendatang

Foto | i1.wp.com

Samudrapost.com – Di era digital, Android menjadi sarana informasi terpenting. Fitur-fitur Android yang mudah diakses untuk segala macam kepentingan digital membuat produsen telekomunikasi menciptakan berbagai smartphone Android dengan berbagai tipe.

Namun, platform industri smartphone tidak hanya berinovasi pada satu sitem operasi saja. Smartphone Huawei menjadi salah satu contohnya. Pasalnya, ponsel Huawei yang baru bernama Harmony OS pada April 2021 ini. Berikut informasi lebih lengkapnya.

Huawei Mate X2 Mendapatkan Pembaruan Harmony OS

Pada tanggal 22 Februari 2021 lalu, Huawei sudah mengumumkan keluaran handphone lipat dengan tipe Mate X2. Di bulan April mendatang, ponsel dengan tipe ini tidak dilengkapi dengan sistem  Android. Pasalnya, Mate X2 akan meluncurkan sistem Harmony OS.

Harmony OS Dirancang Berdasarkan Kearifan Lokal di China

Sistem Harmony OS merupakan sistem yang dirancang sendiri oleh China. Pengembangan sistem sebenarnya sudah dilaksanakan sejak Tahun 2012. Upaya ini dilakukan untuk mencari solusi jika Android mengalami penurunan. Harmony OS dibuat agar para pengguna tidak bergantung pada Android saja.

Baca juga :  Asus ROG Phone 5, Spesifikasi RAM Mengalahkan Jenis Laptop Gaming

Nama Harmony OS sendiri diambil dari kata Hongmeng. Kata ini merupakan simbol mitologi China yang berarti kekacauan di masa lampu yaitu sebelum bumi diciptakan. Oleh karena itu, Harmony OS memiliki filosofi yang berarti membebaskan sesuatu dari hal yang kacau dan mengulanginya lagi dari nol.

Letak Perbedaan Harmony OS dan Android Ada pada Kernelnya

Seperti yang kita tahu, iOS dan Android menggunakan sistem berbasis kernel monolitik. Kernel tersebut dirancang untuk membuat sistem proses besar. Semuanya berjalan di dalam satu ruangan alamat saja, contohnya saja OS, Linux dan Unix.

Berbeda dengan kernel monolitik, Harmony OS menggunakan sistem mikrokernels dimana program berjalan dengan beberapa ruang dan server. Huawei sengaja merancang sistem ini supaya program bisa dijalankan di seluruh perangkat Android juga.

Baca juga :  Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Chipset Qualcomm Snapdragon 888

Ponsel Huawei yang Baru Bermula dari perang dagang AS dan China

Diluncurkannya Harmony OS ini disebut sebagai bentuk usaha China setelah terlibat perang dagang antara AS dan China. Sebelum terlibat konflik antar dua negara dalam bisnis teknologi, AS sudah mengumumkan larangan kerjasama dengan China.

Sebagai akibat dari dampak konflik ini, teknologi China tidak dapat melakukan pembaruan Android termasuk dalam akses semua layanan Google. Sebelumnya, Sistem Harmony OS ini sebenarnya bukan ditujukan untuk smartphone melainkan untuk Internet of Things (IoT). Jadi, sistem ini digunakan perangkat cerdas misalnya wearable, speaker dan lainnya.

Tidak hanya sistem saja, AS juga melarang adanya suplai hardware dari China. Inilah yang membuat Huwaei harus turun menjadi ketiga.

Huawei Menjanjikan Sistem Operasi yang Mulus

Ketika Huawei meluncurkan Harmony OS, pihak produsen bakal menjanjikan sistem operasi yang mulus. Meskipun sebenarnya cara kerja Harmony OS belum diketahui sampai saat ini, pengguna di luar China  juga dapat mengunduh sistem operasi ini.

Baca juga :  Mengungkap Audio Room, Aplikasi Mirip Clubhouse di Instagram

Huawei Mate X2 Mendapatkan Dukungan Konsumen

Bersamaan dengan Huawei meluncurkan Harmony OS, Huwaei Mate X2 dianggap menjadi ponsel layar lipat dengan konsep mendekati sempurna. Bahan ponsel keluaran baru ini tergolong bagus karena terdiri dari baja berkekuatan tinggi dan serat karbon.

Selain kuat, engsel layar lipat juga mulus dan  lentur. Selain itu, performa fitur ponsel ini sangt efisien seperti kinerja multi-tasking, PC yang mengambang begitu juga penyimpanan jendelanya. Intinya, ponsel ini menghadirkan satu mesin dengan multifungsi.

Setelah mengetahui ponsel Huawei yang baru meluncurkan Harmony OS ini, apakah anda siap meninggalkan Android anda dan mencoba produk China yang satu ini?

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+