Karena Sakit Hati, Warga Aceh Curi 65 Mayam Emas

 Karena Sakit Hati, Warga Aceh Curi 65 Mayam Emas

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, saat memberikan keterangan pers.

Samudrapost.com | Lhokseumawe – Salah seorang warga Desa Dayah LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, berinisial FR (28), ditangkap oleh personel Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, mengatakan, dirinya ditangkap karena telah mencuri emas sebesar 65 mayam dan tiga unit telepon seluler, milik warga Desa  Kuta Blang. Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Baca juga :  Ini Kronologis Pejabat Aceh Yang Ditangkap Bersama Wanita Di Medan

“Motifnya karena pelaku merasa sakit hati terhadap korban, saat itu pelaku meminta pinjaman uang sebesar Rp 5 juta, namun tidak diberikan. Apalagi saat itu pelaku sedang terdesak untuk membayar utang,” ujar Eko Hartanto saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (12/2/2021).

Baca juga :  Sejak September, 12 Pasien Corona Meninggal Di RSU Cut Meutia

Eko menambahkan, saat itu korban sedang menjemput anaknya sekolah, saat pulang kerumah ia melihat pintu pagar sudah terbuka dan gembok terletak di teras rumah. Bukan hanya itu saja, pintu samping rumahnya itu juga sudah rusak.

Saat masuk ke dalam rumah, maka lemarinya sudah berantakan dan emasnya telah hilang. Sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, maka korban mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta.

Baca juga :  DPRK Aceh Utara Minta Segera Cairkan Isentif Tenaga Medis Yang Tangani Covid-19

“Saat penangkapan terhadap pelaku, maka barang bukti yang diamankan berupa 65 mayam emas, satu unit sepeda motor N-Max, dan tiga buah handphone. Pelaku mendapatkan hukuman penjara selama 7 tahun,” tutur Eko.[dialeksis]

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+