Gempa Jepang Terkini, Puluhan Orang Terluka

 Gempa Jepang Terkini, Puluhan Orang Terluka

Gempa Jepang | Foto: detik.com

Samudrapost.com – Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter di Fukushima Jepang melukai puluhan orang, kata pihak berwenang Minggu, hampir 10 tahun setelah wilayah timur dilanda gempa besar yang memicu tsunami dan kehancuran nuklir.

Perdana Menteri Yoshihide Suga mengatakan sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan setelah gempa tengah malam, yang tidak memicu peringatan tsunami.

Badan penanggulangan bencana mengatakan 74 orang cedera telah dilaporkan di wilayah tersebut dan juga di sekitar Tokyo, di mana gempa dirasakan kuat setelah pukul 11 malam pada hari Sabtu.

Baca juga :  Di Aceh, Anak Di Bawah Umum Ditangkap Polisi Karena Edarkan Uang Palsu

Tetapi media lokal menghitung setidaknya 104 cedera yang dilaporkan, mulai dari patah tulang hingga luka dari pecahan kaca.

Badan meteorologi Jepang mengatakan gempa hari Sabtu, yang melanda di kedalaman 60 kilometer (37 mil) di Pasifik lepas Fukushima, dianggap sebagai gempa susulan dari gempa besar hampir satu dekade lalu.

Baca juga :  Lazimu: Zakat Itu Mensejahterakan

“Saya di rumah. Saya bahkan tidak dapat mengingat apakah itu bergoyang horizontal atau vertikal.

“Getarannya sangat kuat sehingga saya menjadi sangat takut akan keselamatan fisik saya,” katanya.

“Khususnya untuk dua sampai tiga hari ke depan, mungkin akan ada gempa bumi yang sangat kuat,” kata Kato.

Tempat penampungan darurat

Pemadaman air mempengaruhi 4.800 rumah tangga, kata Kato, menambahkan bahwa staf kementerian kesehatan dan pasukan pertahanan sedang menuju ke daerah yang terkena dampak untuk mengirimkan air.

Baca juga :  Musala Ini Dirusak, Al Quran Juga Dicoret-Coret

Sekitar 950.000 rumah kehilangan listrik di seluruh wilayah, tetapi listrik telah pulih di sebagian besar wilayah pada Minggu pagi, menurut utilitas regional.

Kato mengatakan pada Minggu pagi lebih dari 250 orang berada di 173 tempat penampungan darurat di Fukushima dan sekitarnya, di mana tindakan jarak sosial telah diberlakukan. Banyak yang mungkin telah kembali ke rumah, tambahnya.

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+