31 Pegungsi Rohingya Kabur Dari Lokasi Penampungan

 31 Pegungsi Rohingya Kabur Dari Lokasi Penampungan

Pengungsi Rohingya saat terdampar di Kota Lhokseumawe, beberapa waktu yang lalu | Foto: Khalilullah, Samudrapost.com

Lhokseumawe | Samudrapost.com – Sebanyak 31 pengungsi Rohingya kabur dari lokasi penampungan sementara, di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Kepala bagian Humas Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki mengatakan, terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyurati satuan tugas (Satgas) Penanggulangan Pengungsi Luar Negeri, Kemenko Polhukam RI.

Baca juga :  Selama 2020, Polres Lhokseumawe Pecat Lima Personel

“Saat ini sudah 31 orang yang kabur dari lokasi penampungan dan semuanya itu adalah wanita. Bahkan aparat keamanan sudah tiga kali menangkap pelaku tindak pidana perdagangan orang di lokasi penampungan,” ujar Marzuki, Sabtu (28/11/2020).

Marzuki menambahkan, tujuan lain dari menyurati Kemenko Polhukam, juga untuk United Nation High Commissioner For Refugees (UNHCR) segera mencari negara ketiga buat mereka.

Baca juga :  Dua Warga Langsa Ingin Bawa Kabur Pengungsi Rohingya Ke Malaysia

Jumlah total manusia perahu itu sebanyak 395 orang dan saat sekarang ini yang tersisa hanya 364 orang saja, karena sebagian sudah melarikan diri. Di dalam surat itu, juga meminta agar UNHCR melengkapi sarana dan prasarana di kamp.

Baca juga :  Kegigihan Istri Walikota Lhokseumawe Bagikan Masker Ditegah Pandemi Corona

“Prinsipnya kita ini satgas lokal. Maka kita lapor ke Satgas Kemenko Polhukam. Agar ada komunikasi lanjutan dengan UNHCR. Tentu kita harap agar segera ada negara ketiga, sehingga nasib warga Rohingya itu lebih baik,” tutur Marzuki.

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+