Lhokseumawe Akan Salur Bantuan Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

 Lhokseumawe Akan Salur Bantuan Beras Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Ilustrasi: Sumber Foto: infeksiemerging.kemkes.go.id

Lhokseumawe | Samudrapost.com – Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan bantuan sosial beras (BSB) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bansos beras ini akan diberikan setiap bulan hingga Oktober 2020. Dikutip dari website Kemensos, syarat agar bisa menerima bansos beras ini yakni harus terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Berdasarkan data Kemensos, akan ada 10 juta warga yang menerima bansos ini. Syarat penerima bansos yakni KPM PKH karena pertama, peserta PKH merupakan keluarga miskin dan rentan terdampak pandemi COVID-19.

Baca juga :  Kasus Harley dan Sepeda Brompton, Erick Thohir Pecat Dirut Garuda

Kedua peserta PKH Kemensos harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dimana data tersebut telah dimutakhirkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Djalil menyebutkan, untuk penerima bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan bantuan sosial beras (BSB) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 akan dilakukan pada Senin (5/10/2020) di pelataran kantor Wali Kota Lhokseumawe.

Dikatakannya, peserta PKH terdapat anak-anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemenuhan nutrisi. Ketiga, Program PKH telah memiliki struktur SDM yang baik, sehingga lebih memudahkan dalam proses pendampingan dan pemantauan program bansos besar. Dan terakhir, peserta PKH bukan sasaran program Bantuan Sosial Sembako (BSS) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Baca juga :  Jejak Sunda Empire Aceh

“Jumlah bantuan sosial beras ini sebanyak 15 kg/KPM/bulan selama 3 bulan yakni Agustus hingga Oktober 2020,” jelas Ridwan.

Dijelaskannya, untuk bulan September disalurkan sebanyak 30 kg untuk alokasi bulan Agustus dan September. Kemudian sebanyak 15 kg disalurkan pada bulan Oktober 2020.

Beras tersebut lanjutnya, yang digunakan sebagai BSB dipasok oleh Perum Bulog.

Baca juga :  Dr Tirta Sebut Covid-19 Ditunggangi Politik

Tujuan diluncurkan bantuan sosial beras, lanjutnya, adalah untuk mengurangi beban pengeluaran KPM PKH khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan berupa beras untuk kebutuhan sehari-hari selama pandemi Covid-19.

“Program Keluarga Harapan adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH,” ucap Ridwan.

”Jika ingin menerima bantuan ini warga harus terdaftar sebagai anggota PKH. Untuk mengikuti atau daftar program PKH, warga harus memenuhi dua kriteria ini, yaitu kategori keluarga kurang mampu,” pungkasnya. [serambi]

Berita terkait