Begini Kondisi Tenaga Medis Rumah Sakit Di Aceh Yang Terpapar Covid-19

 Begini Kondisi Tenaga Medis Rumah Sakit Di Aceh Yang Terpapar Covid-19

Petugas Medis yang menangani pasien corona | Sumber Foto: www.liputan6.com

Lhokseumawe | Samudrapost.com – Sejumlah tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, terpapar virus corona atau Covid-19 dan rumah sakit tersebut ditutup sementara waktu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bireuen, Husaini mengatakan, kondisi para tenaga medis tersebut sehat-sehat saja dan tidak ada mengalami gejala apu pun. Meskipun demikian, pihaknya terus memantau perkembangan kesehatan.

“Saat ini mereka sedang menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing, kondisi kesehatanya sehat-sehat saja dan tidak ada mengalami gejala demam atau sesak nafas,” ujar Husaini.

Baca juga :  Positif Corona Di Indonesia Menjadi 2.956 per 8 April 2020

Husaini menambahkan, para kalangan tenaga medis itu, merupakan tergolong Orang Tanpa gejala (OTG) dan pihaknya juga telah mengambil sampel swab bagi tenaga medis lainnya yang pernah kontak dengan yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. semoga nantinya kondisi kesehatannya baik-baik saja dan bisa segera beraktivitas seperti biasa.

“Kita berharap semoga semuanya baik-baik saja dan bisa kembali bekerja untuk melayani masyarakat,” tutur Husaini.

Baca juga :  Ini Gejala Terbaru  Terinfeksi Virus Corona

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akibat adanya tenaga medis yang terpapar virus corona atau Covid-19, menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, ditutup untuk sementara waktu.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bireuen, Husaini mengatakan, pada Jumat, 16 oktober 2020, pihaknya telah mengambil sampel swab untuk sejumlah tenaga medis tersebut.

“Jadi setelah diambil hasil swab itu dan ternyata ada yang hasilnya positif terpapar virus corona, untuk memutus mata rantai peyebaran virus itu, maka rumah sakit ditutup untuk sementara waktu,” ujar Husaini.

Baca juga :  Ini Data Pelanggan PSK Online di Aceh

Husaini menambahkan, ada sejumlah ruangan yang ditutup yaitu, pelayanan poliklinik, ditutup pada tanggal 19 Oktober hingga 20 Oktober, ruangan tindakan operasi, ditutup sejak 17 Oktober hingga 31 Oktober.

Begitu juga dengan ruangan pelayanan administrasi perkantoran, ditutup sejak tanggal 19 Oktober hingga 20 Oktober dan bagi petugas yang ada kontak langsung dengan yang positif Covid-19 itu, maka segera melakukan swab di ruang IGD Pinere rumah sakit itu.

Berita terkait