Tidak Pakai Masker, Seratus Warga Lhokseumawe Disuruh Cabut Rumput

 Tidak Pakai Masker, Seratus Warga Lhokseumawe Disuruh Cabut Rumput

Lhokseumawe – Akibat tidak memakai masker saat keluar rumah, sekitar seratusan warga Kota Lhokseumawe mendapatkan sanksi berupa mencabut rumput disekitar Taman Ryadah, kota setempat.


Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Hartanto mengatakan, hal tersebut merupakan bagian dari operasi yustisi, yaitu razia utamanya fokus pada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Operasi yustisi yang digelar di Taman Ryadah ini, merupakan gabungan dari sejumlah personel, yaitu dari personel TNI, Polri, dan dari Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kota Lhokseumawe,” ujar Eko.


Baca juga :  Selain Begal Payudara, Pria Aceh Ini Juga Sentuh Kelamin dan Rampok Korban

Eko menambahkan, bagi warga yang mendapatkan sanksi berupa mencabut rumput itu, maka nantinya akan diberikan masker gratis. Bukan hanya itu saja, identitasnya juga dicatat agar tidak diulangi kembali.

Baca juga :  Di Aceh, Suaminya Bekerja di Malaysia, Istrinya Malah Bersama Mantan Pacar di Kamar Hotel

Sanksi tersebut juga telah diatur dalam Walikota Lhokseumawe Nomor 24 Tahun 2020, yaitu jika warga berulangkali tidak patuh, sanksi berikutnya berupa tidak dilayani urusan administrasi di kantor pemerintah.

“Sanksi yang terberat yang diberikan berupa, tidak diberikan pelayanan pada fasilitas publik dan aturan tersebut agar bisa diindahkan. Kami akan menegakkan aturan ini setegak-tegaknya,” tutur Eko.

Tambahnya, bagi seluruh masyarakat juga harus memahami aturan tersebut, sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Saat sekarang ini, Kota Lhokseumawe merupakan sebagai zona merah.

Baca juga :  Ada yang Lebih Ngeri dari Covid-19, Tokoh Agama Mulai Turun Tangan

“Sudah empat warga Kota Lhokseumawe yang meninggal dunia karena corona, maka harus selalu mamtuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker apabila keluar dari rumah dan rajin cuci tangan,” kata Eko.[TR]

Komentar Facebook

Berita terkait