Seorang Perawat Di Aceh Harus Diisolasi

 Seorang Perawat Di Aceh Harus Diisolasi

Petugas Medis Yang Tangani pasien Virus Corona | Sumber Foto: detik.com

Lhokseumawe – Salah seorang perawat yang bertugas di ruang persalinan Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara, berinisial D, harus menjalani isolasi di ruang Covid-19 rumah sakit itu.

Kepala Bagian Umum dan Hubungan Masyarakat Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Jalaluddin mengatakan, perawat itu mengalami demam dan batuk-batuk, sehingga harus menjalani isolasi selama 14 hari kedepan.

“Perawat itu mengalami gejala demam dan batuk, sehingga untuk memastikan kesehatannya harus isolasi selama 14 hari, meskipun hasil rapid test nya non reaktif. Tapi untuk kenyamanan dirinya saja,” ujar Jalaluddin, Rabu, 16 September 2020.

Baca juga :  Orang Gila Di Aceh Rusak Sejumlah Mobil

Jalaluddin menambahkan, perawat tersebut saat sekarang ini menjalani isolasi di ruang Pinere rumah sakit itu, bahkan sampel swab nya telah diambil dan saat sekarang ini masih menunggu hasilnya.

Semoga saja nantinya hasil swab negatif dan perawat yang berinisial D itu bisa kembali melayani masyarakat, langkah yang diambil untuk melakukan isolasi, agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga :  Begini Cara Cek Pengumuman Kartu Pra Kerja

“Meskipun hasil rapid test nya non reaktif, namun kita juga harus waspada. Maka langkah yang diambil untuk melakukan isolasi, adalah agar memastikan bagaimana kondisi keadaannya, sambil menunggu hasil swab,” tutur Jalaluddin.

Tambahnya, mengenai persoalan ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang ditutup, maka hanya sistem berkala saja dan sifatnya untuk sementara waktu, yang tujuannya untuk sterilisasi ruangan.

Baca juga :  Tidak Pakai Masker, Seratus Warga Lhokseumawe Disuruh Cabut Rumput

“Jadi tidak ditutup secara permanen hanya semantara saja, karena ada pasien Covid-19. Sehingga kami siaga dengan melakukan sterilisasi gedung, agar seluruh tim medis bisa bekerja dengan aman,” kata Jalaluddin.

Saat ini rumah sakit tersebut sedang merawat 14 pasien Covid-19, yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara, Bireun dan Kota Lhokseumawe.[TR]

Berita terkait