Sekda Positif C-19, Ratusan Pegawai Kantor Wali Kota Langsa Di Rapid Test

 Sekda Positif C-19, Ratusan Pegawai Kantor Wali Kota Langsa Di Rapid Test

Petugas Medis yang menanganis pasien corona | Sumber Foto: www.liputan6.com

Lhokseumawe – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Provinsi Aceh, Said Mahdum Madjid, dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19, ratusan pegawai di kantor Wali Kota Langsa dilakukan rapid test.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto mengatakan, hal tersebut dilakukan selama dua hari, menginggat ramainya pegawai kantor Wali Kota Langsa, yang harus dilakukan pemeriksaan.

“Rapid test terhadap pegawai yang bekerja di Kantor Wali Kota Langsa sedang dilakukan, jadi dilakukan selama dua hari, karena ramainya pegawai yang bekerja. Jumlahnya itu mencapai ratusan,” ujar Yanis, Kamis, 3 September 2020, ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Baca juga :  Ini Kronologis Pejabat Aceh Yang Ditangkap Bersama Wanita Di Medan

Yanis menambahkan, hal tersebut merupakan sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, apabila nantinya ada yang diketahui hasilnya reaktif, maka langsung dilakukan isolasi.

Sekda Kota Langsa, Said Mahdum Madjid, sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke Banda Aceh, untuk urusan dinas, karena merasa kondisi kesehatannya tidak baik, maka berinisiatif melakukan raid test dan kemudian dilanjutkan dengan uji sampel swab.

Baca juga :  Ketika Orang Tua Antarkan Anaknya Untuk Dicambuk

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Provinsi Aceh, Said Mahdum Madjid, positif terinfeksi virus corona atau Covid-19, dirinya sedang menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah tersebut.

Baca juga :  Ekonomi Turki Terancam Hancur, Erdogan Kehabisan Akal

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto mengatakan, sebelumnya pejabat Kota Langsa itu, telah merasakan kondisi kesehatannya tidak stabil, sehingga berinisiatif melakukan rapid test.

“Pak sekda memang merasakan kalau dirinya sedang demam dan mengalami gejala batuk. Untuk riwayat perjalanannya, pernah melakukan perjalanan ke Banda Aceh pada pertengahan Agustus lalu,” ujar Yanis, Kamis, 3 September 2020, ketika dihubungi melalui telepon seluler.

Berita terkait