Pengakuan Pria Aceh Yang Membunuh Ibu Kandung

 Pengakuan Pria Aceh Yang Membunuh Ibu Kandung

Lhokseumawe – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara, telah melimpahkan kasus anak bunuh ibu kandung, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, pada Kamis, 3 September 2020.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Aceh Utara, Yudhi Permana mengatakan, dengan pelimpahan kasus tersebut, maka telah melalui penelitian bekas dan sudah memenuhi unsur secara materil dan formil atau disebut P21.

“Bersamaan dengan tersangka, pihak kepolisian juga melimpahkan sejumlah barang bukti, seperti sebilah pisau dan pakaian korban. Dengan dilimpahkan kasus ini, maka berkasnya sudah dinyatakan lengkap,” ujar Yudhi.

Baca juga :  Pemko Lhokseumawe Akan Bangun Ruang IGD Di Lokasi Penampungan Rohingya

Yudhi menambahkan, tersangka mengaku, selama berada di dalam tahanan maka hanya dikunjungi oleh istrinya saja dan anak-anaknya belum pernah datang sama sekali untuk menjenguk ayahnya itu.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga sangat menyesal karena telah membunuh ibu kandungnya sendiri dan ingin segera menziarahi makam ibunya apalagi sudah bebas nanti. Dirinya juga tidak mengetahui dimana makam orang tuanya itu.

Baca juga :  Dianggap Menistakan Nabi Muhammad, Remaja Ini Ditangkap Polisi

“dirinya mengaku ingin sekali menziarahi makam ibunya kalau sudah bebas nanti, bahkan ia juga belum mengetahui dimana makam orang tuanya itu. Tersangka saat ini ditahan di Lapas Kelas IIB Lhoksukon,” tutur Yudhi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap salah seorang nenek yang bernama Fatimah, 63 tahun, warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Aceh.

Baca juga :  Lazismu Lhokseumawe Bantu Remaja Luka Usus

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rustam Nawawi mengatakan, pelaku pembunuhan Fatimah tidak lain merupakan anak kandungnya sendiri sebagai pelaku.

“Pelaku pembunuhannya merupakan anak kandungnya sendiri yang berinisial NS, 43 tahun, motifnya adalah terkait masalah keuangan. Kini dirinya telah diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Rustam Nawawi, Selasa, 9 Juni 2020.[TR]

Berita terkait