Ketahuan Selingkuh, Wanita Ini Sediakan Rp 18 Miliar Untuk Bunuh Suaminya

 Ketahuan Selingkuh, Wanita Ini Sediakan Rp 18 Miliar Untuk Bunuh Suaminya

Istanbul | Samudrapost.com -Sebuah skandal perselingkuhan hampir saja berakhir tragis. Seorang pesepakbola asal Turki menjadi target pembunuhan yang ternyata didalangi istrinya sendiri setelah ketahuan mendua dengan pria lain.

Drama tersebut bermula setelah Emre Asik, demikian nama sang atlet, hendak menceraikan Yagmur Asik karena kehadiran orang ketiga. Menurut laporan media lokal, Yagmur disebut-sebut punya kekasih gelap bernama Erdi Sungur.

Baca juga :  Prostitusi Online di Aceh Sudah Ada Sejak Tahun 2006

Emre menikahi Yagmur yang usianya 19 tahun lebih muda pada 2012. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga anak.

Setelah digugat cerai, perempuan 27 tahun itu rupanya berniat menghabisi nyawa Emre demi mendapat warisan. Menurut pengakuan Erdi kepada jaksa penuntut umum, Yagmur awalnya munyuruhnya untuk membunuh Emre.

“Dia hanya memikirkan warisan kekayaan yang didapat bila Emre Asik meninggal. Dia meminta saya untuk membunuhnya, tapi saya menolak,” ungkap Erdi kepada pihak berwajib seperti dikutip Mirror, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga :  Kisah Najbullah, Jual Ginjal Untuk Lunasi Mahar Dan Keluarganya Tidak Dibunuh

Alhasil, Yagmur mencari cara lain, yakni dengan memakai jasa pembunuh bayaran. Ia diduga mengeluarkan uang sebesar 1 juta pound sterling atau sekitar Rp 18 miliar untuk membayar sang pembunuh.

Dokumen pengadilan juga menyebut bahwa Yagmur yang menyediakan senjatanya. Ia bahkan membantu cari cara untuk membuang jasad sang suami.

Baca juga :  Polisi Aceh Patroli Penerapan Protokol Kesehatan Di Malam Hari

Beruntung rencana pembunuhan tersebut gagal setelah sang pembunuh bayaran mengadu kepada Emre. Yagmur dan Sungur kini sedang dalam penahanan sambil menunggu jadwal sidang.

Semasa kariernya, Emre pernah bermain untuk klub-klub besar Turki seperti Galatasaray, Fenerbahce dan Besikta. Sudah 34 kemenangan yang didapatnya bersama klub tersebut.[detik]

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+