Ibu Kubur Bayi Hidup-Hidup Di Aceh Ternyata Bersalin Sendirian

 Ibu Kubur Bayi Hidup-Hidup Di Aceh Ternyata Bersalin Sendirian

Lhokseumawe – Seorang ibu yang berinisial SM, 36 tahun, warga Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, tega mengubur hidup-hidup bayi yang telah dilahirkannya itu dan bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan lelaki lain.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah, Ajun Komisaris Polisi Agus Riwayanto Diputra mengatakan, saat proses persalinan tersebut, maka SM hanya melakukannya sendirian dirumah.

“Jadi saat proses persalinan itu, ibu tersebut hanya melakukannya sendirian dirumah sehingga sampai lahir lah bayi tersebut. Saat ini kondisi ibu itu memang sedikit lemas dan sekarang sedang kami rawat,” ujar Agus.

Baca juga :  Banjir Singkil Sudah 3 Hari, Mobil Dapur Umum Dikirim ke Korban

Agus menambahkan, menurut pengakuanya, SM telah menjalani hubungan dengan laki-laki lain yang bukan suaminya itu, sudah lebih dari satu tahun. Kasus tersebut terjadi secara spontan, apalagi saat anak kandungnya ingin memberitahukan kepada polisi dan tentangga sekitar.

Baca juga :  Bupati Di Aceh Diancam Bunuh Oleh Wakilnya, Terkait Proyek Rp 17 Miliar

Maka SM langsung berinisiatif untuk menguburkan bayi yang baru saja dilahirkannya itu. Namun pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan dan nantinya ayah bayi tersebut juga akan diperiksa.

“Saat ini kita belum bisa pastikan, apakah si lelaki itu tidak mau bertanggungjawab dan juga ikut terlibat atau tidak saat bayi tersebut dikuburkan. Nantinya kami akan memanggil dirinya untuk diperiksa,” tutur Agus.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah, Aceh mengungkap motif seorang ibu di kabupaten tersebut berinisial SM, 36 tahun, yang menguburkan bayinya hidup-hidup. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 31 Agustus 2020 lalu.

Baca juga :  Pesawat Hercules TNI AU Mendarat Darurat di Bandara Exxon Mobil Oil Aceh Utara

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah, Ajun Komisaris Polisi Agus Riwayanto Diputra mengatakan, motif pelaku melakukan tindak pidana tersebut karena takut ketahuan oleh orang-orang sekitar, bahwa ia melahirkan seorang anak tanpa suami.[TR]

Berita terkait