Pasangan Suami Istri Di Aceh Kompak Lakukan Pembunuhan Sadis

 Pasangan Suami Istri Di Aceh Kompak Lakukan Pembunuhan Sadis

Lhokseumawe – Kepolisian Resor Langsa berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis, terhadap salah seorang perempuan yang bernama Nurita asal Desa Seunebok Punti, Kecamatan Mayak Payed, Aceh Tamiang.

Sebagaimana diketahui pada tanggal 11 Desember 2019, diberitakan adanya penemuan mayat wanita yang telah membusuk di parit dan semak-semak Desa Batee Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, dengan luka lima tusukan.

Kepala Kepolisian Resor Langsa Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Giyarto, dalam keterangan tertulis mengatakan, pihaknya telah menangkap SU, 37 tahun dan IW, 49 tahun, yang merupakan sebagai suami dan istri.

Baca juga :  Tenaga Medis Positif Covid-19, Rumah Sakit Di Aceh Tutup Sementara

“Pasangan suami dan istri ini ditangkap Desa Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Mereka berdua memang telah melakukan pembunuhan berencana, kini telah di tahan di Mapolres Langsa,” ujar Giyarto, Rabu, 3 Juni 2020.

Giyarto menambahkan, pembunuhan dilakukan dengan cara menikam korban sebanyak empat kali di dada dan leher. IW dan korban saling kenal, motifnya mengambil gelang, kalung dan emas milik korban.

Baca juga :  Ibu Polisikan Anak Kandung Sendiri, Ini Sebabnya

Cara membujuk korban yaitu, IW menghubungi korban untuk memberitahukan kalau ada pria yang akan membokingnya dan mereka bertemu, lalu pergi dengan menggunakan sepeda motor.

“Awalnya IW menghubungi korban dan menyatakan akan ada pria membokingnya. Lalu mereka ketemu dan menaiki sepeda motor. Setiba di lokasi kejadian, suaminya sudah menunggu. IW memukul korban dengan kayu yang telah disiapkan hingga terduduk,” tutur Giyarto.

Baca juga :  Pemerintah Aceh Diminta Tutup Pertambangan Emas Illegal

Tambahnya, IW ingin memastikan korban mati, sehingga suaminya menikam hingga empat kali. Setelah dipastikan tak bernyawa, keduanya membawa mayat korban lalu menggali lubang di parit dan ditimbun.

“Ini pembunuhan berencana, sudah dipersiapkan semua oleh pelaku,” kata Giyarto.[Tagar]

Berita terkait