Pengakuan Anggota ISIS, Bekerjasama Dengan Amerika Untuk Teror Dan Sabotase

 Pengakuan Anggota ISIS, Bekerjasama Dengan Amerika Untuk Teror Dan Sabotase


Untuk soal bantuan keuangan dan logistik, anggota ISIS itu menjelaskan, para komandan mereka mengurus soal ini secara bulanan di pangkalan al-Tanf.

“Mereka datang ke pangkalan setiap bulan dan membawa tiga kontainer makanan, amunisi, dan senjata, kebanyakan buatan AS. Kami mendapat seluruh logistik dari pangkalan itu. Siapa pun dari kami yang terluka akan dibawa ke pangkalan itu untuk dirawat. Pangkalan al-Tanf adalah semacam tempat penampungan bagi kami. Kami akan pergi ke sana tiap kali pasukan Suriah menyerang. Kami menunggu beberapa pekan di sana dan menerima bantuan makanan dan juga pertolongan,” kata anggota ISIS yang tertangkap itu.


Baca juga :  Seandainya China dan Amerika Sampai Berperang, Siapa Yang Menang?

Pasukan AS melatih para militan anti-Damaskus di pangkalan al-Tanf yang terletak di perbatasan Suriah dengan Irak dan Yordania.

Washington sudah menyatakan secara sepihak bahwa kawasan sepanjang 55 kilometer di perbatasan itu adalah zona larangan militer dan kerap mengancam akan menyerang pasukan Suriah yang berada di daerah tersebut.[Merdeka.coma]

Komentar Facebook

Berita terkait