FORPEMDA: PT Pupuk Iskandar Muda Telah Khianati Masyarakat

 FORPEMDA: PT Pupuk Iskandar Muda Telah Khianati Masyarakat

Lhokseumawe – Forum Pemuda Dewantara (FORPEMDA) menilai, PT Pupuk Iskandar Muda telah mengkhiati masyarakat, terkait dengan pelelangan limbah scrap eks PT. Asean Aceh Fertilizer (AAF).

Sekretaris Forum Pemuda Dewantara Teuku Rahmat Akbar, melalui siaran pers mengatakan, pada tanggal 25 September 2019, pihaknya telah melakukan audiensi dengan sekretaris perusahaan tersebut, mengenai permintaan hibah limbah itun agar diberikan kepada masyarakat.

“Namun seiring berjalannya waktu, informasi yang kami dapatkan, limbah tersebut sudah dilelang dan dimenangkan oleh PT. Kirana Saiyo Perkasa. Perusahaan itu berdomisili di Bekasi,” ujar Rahmat.

Baca juga :  Usai Disemprot Disinfektan, Warga Ini Meninggal Dunia

Rahmat menambahkan, dalam audiensi tersebu, Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda juga merespon agar, menunda proses lelang limbah scrap eks PT AAF, sebelum adanya keputusan dengan permintaan kepada masyarakat Dewantara.
Namun nyatanya manajemen PT Pupuk Iskandar Muda telah mengkhianati kesepakatan tersebut, pihaknya sangat kecewa atas sikap perusahaan, tanpa adanya tindak lanjut perihal itu.

“Ini murni pembohongan dan melukai hati masyarakat Dewantara, padahal perusahaan itu terletak di Kecamatan Dewantara. Padahal kami sudah udah menyurati mereka, untuk menunda pelelangan sebelum ada perhatian khusus terhadap masyarakat,” tutur Rahmat.

Baca juga :  Direktur Rumah Sakit Di Aceh Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Tambahnya, pihaknya mendesak PT Pupuk Iskandar Muda agar menunda segala aktifitas pengerjaan limbah scrap, maupun lainnya yang ada di lingkungan eks PT AAF sesuai dengan hasil kesepakatan bersama manajemen perusahaan.

Pihaknya juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), agar melakukan investigasi proyek vital itu, karena banyak kejanggalan yang terjadi terkait pengalihan aset eks PT AAF kepada PT PIM.

Baca juga :  Ketahuan Selingkuh, Wanita Ini Sediakan Rp 18 Miliar Untuk Bunuh Suaminya

“Apabila permintaan ini tidak di sahuti oleh manajemen PT PIM, kami pihak FORPEMDA akan melakukan segala upaya untuk menghentikan pekerjaan tersebut, akibat pembohongan yang telah disepakati dan di tanda tangani oleh Sekretaris Perusahaan ,”kata Rahmat.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas PT Pupuk Iskandar Muda Nasrun, tidak bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut, namun Tagar juga telah mengirim pesan melalui aplikasi Whatsapp, namun tidak ada respon.[tagar.id]

Berita terkait