Bogor Akan Terapkan PSBB

 Bogor Akan Terapkan PSBB

Sumber Foto: ayobogor.com

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Bogor disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pada pelaksanaannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan penjagaan di sejumlah titik.

Berdasarkan keterangan dari Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, maka ada 10 titik yang dilakukan penjagaan.

Namun tidak dijelaskan secara rinci di mana saja lokasi yang akan dijaga petugas ini. Dia hanya mengatakan petugas akan melakukan penjagaan di sejumlah titik keramaian, yakni di area perdagangan, stasiun, terminal, dan di perbatasan wilayah.

Baca juga :  Warga Aceh Temukan Bayi Perempuan Di Teras Rumah

Dedie pun mengungkapkan aparat penegak hukum bisa memberlakukan hukuman ke warga yang melanggar PSBB. hukuman mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Baca juga :  Dokter Dan 6 Perawat Di Aceh Positif Corona

Diketahui, ada beberapa pasal yang menjelaskan ketentuan pidana bagi yang melanggar UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Pada Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan sendiri yang berbunyi sebanyak berikut:

Baca juga :  Amerika Nyatakan Takut Perang Lawan China

Pasal 93

Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Berita terkait